Karena itu, menurut dia, sistem kelistrikan perlu bergerak menuju sistem yang lebih cerdas dan fleksibel sekaligus mampu mengintegrasikan berbagai sumber energi secara andal.
> “Pengembangan smart grid, integrasi energi terbarukan, serta pemanfaatan teknologi untuk mengoptimalkan pengelolaan energi menjadi semakin penting untuk meningkatkan efisiensi sekaligus memperkuat ketahanan sistem,” kata Arsyadany, Rabu (2/9), di JIExpo.
Menurutnya, energi pada akhirnya bukan sekadar persoalan bagaimana listrik dipasarkan dan disalurkan. Energi juga berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi, kesempatan masyarakat, serta pemerataan pembangunan.
Untuk mencapai hal tersebut, keterlibatan berbagai pihak dinilai penting.
Ketersediaan listrik, teknologi penyimpanan energi, dan infrastruktur digital perlu dikembangkan dengan mempertimbangkan kebutuhan satu sama lain.
Pemerintah, pelaku usaha, penyedia teknologi, asosiasi, akademisi hingga pengguna akhir memiliki peran dalam membangun ekosistem tersebut.
Komentar