"Di Indonesia, banyak lahan pertanian yang mengalami penurunan kesuburan. Kondisi ini disebabkan oleh penggunaan pupuk kimia secara berlebihan dan minimnya pengembalian.
bahan organik ke dalam tanah. Hal tersebut menyebabkan turunnya produktivitas pertanian, seperti padi dan sayuran dan tanah menjadi keras," pungkasnya.
Sementara Komunitas Sahabat Pohon, Komunitas Anak Muda Peduli Pohon dan Lingkungan, bersama Wikikopi juga menggelar diskusi bersama Sahil Jha (19 tahun), aktivis muda India penggerak kampanye global Save Soil, kegiatan tersebut berjudul “Ngeteh Sore bareng Sahil” di Kafe Antologi pada Jum'at (13 Juni 2025).
“Gerakan Save Soil oleh Sahil sangat keren. Usia-nya masih muda namun dia sudah bisa memiliki kesadaran tersebut. Karena masih muda, ia memiliki banyak tenaga untuk mengajak teman-teman muda lainnya supaya memiliki kesadaran seperti itu juga. Karena tanah adalah tempat kita hidup, berbudaya dan sumber pangan kita. Jaga tanah karena tanah adalah masa depan kita,” ujar Clara Ruel Eugene (15), Koordinator Sahabat Pohon.
“20 tahun ke depan, kita tidak akan memiliki makanan, air, bahkan udara bersih jika kita tidak memiliki tanah yang subur. Kita harus menyebarkan kesadaran ini dan beraksi dari sekarang untuk menyelamatkan tanah artinya menyelamatkan masa depan,” ujar Sahil Jha, penggerak kampanye global Save Soil.
(Red)
Komentar