Seputarpublik.com, JAKARTA — Semangat menjadikan Jakarta sebagai kota global yang tetap berakar pada budaya lokal kembali menguat melalui pameran tunggal pelukis maestro Betawi, Sarnadi Adam, yang resmi dibuka pada Selasa (7/4/2026).
Mengusung tema “Dari Betawi untuk Jakarta Kota Global & Berbudaya”, pameran ini menghadirkan karya-karya yang merekam denyut kehidupan masyarakat Betawi, mulai dari tradisi, keseharian, hingga nilai-nilai kearifan lokal yang tetap relevan di tengah modernisasi.
Pembukaan pameran dilakukan oleh Ketua DPRD Provinsi DKI Jakarta, Khoirudin, yang menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kontribusi Sarnadi dalam mengangkat budaya Betawi ke level yang lebih luas.

“Jarang orang Betawi menjadi pelukis. Biasanya masyarakat Betawi dikenal religius dan dekat dengan kegiatan keagamaan. Namun, Bang Sarnadi menghadirkan sesuatu yang berbeda, dan itu luar biasa,” ujar Khoirudin.
Ia menegaskan, pembangunan Jakarta sebagai kota global tidak boleh mengabaikan akar budaya lokal. Budaya Betawi, menurutnya, harus menjadi fondasi utama dalam memperkuat karakter dan identitas kota.
Komentar