Untuk menghadapi padatnya kalender kompetisi internasional sepanjang tahun 2026, PB PSTI menerapkan pemusatan latihan nasional (Pelatnas) jangka panjang dengan sistem promosi dan degradasi bulanan, guna memastikan setiap atlet berada dalam performa terbaik.
Sebanyak 14 atlet putra disiapkan untuk tampil pada tiga nomor utama, yakni regu, tim regu, dan quadrant, dengan harapan mampu meredam dominasi tradisional negara kuat seperti Thailand dan tuan rumah Malaysia.
Sebagai langkah pembinaan jangka panjang, PB PSTI juga resmi meluncurkan Liga Sepak Takraw Indonesia 2026, kompetisi domestik profesional yang dibagi ke dalam Zona Barat dan Zona Timur. Liga ini diharapkan menjadi wadah regenerasi atlet sekaligus menjaga daya saing nasional tetap berada di level tertinggi.

Dukungan terhadap persiapan tim nasional ini juga datang dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Republik Indonesia. Melalui Asisten Deputi Olahragawan Elit Kemenpora, Dr. Budi Ariyanto Muslim, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasinya atas dedikasi PB PSTI yang tetap menjalankan program pelatnas secara mandiri.
Komentar