Seputar Publik / Megapolitan
Kualitas Udara Tiga Wilayah di Jakarta Masuk Kategori Tidak Sehat pada Jumat Pagi
Ilustrasi kualitas udara di Jakarta
Angka itu termasuk kategori tidak sehat yakni kualitas udaranya yang bersifat merugikan pada manusia ataupun kelompok hewan yang sensitif atau bisa menimbulkan kerusakan pada tumbuhan ataupun nilai estetika.Sedangkan kategori baik yakni tingkat kualitas udara yang tidak memberikan efek bagi kesehatan manusia atau hewan dan tidak berpengaruh pada tumbuhan, bangunan ataupun nilai estetika dengan rentang PM2,5 sebesar 0-50.Lalu, tingkat kualitas udara sedang yakni tidak berpengaruh pada kesehatan manusia ataupun hewan tetapi berpengaruh pada tumbuhan yang sensitif, dan nilai estetika dengan rentan PM2,5 sebesar 51-100.Kemudian, kategori sangat tidak sehat dengan rentang PM2,5 sebesar 200-299 atau kualitas udaranya dapat merugikan kesehatan pada sejumlah segmen populasi yang terpapar.Terakhir, kategori berbahaya yakni tingkat kualitas udara berbahaya yang secara umum dapat merugikan kesehatan serius pada populasi dengan rentang PM2,5 sebesar 300-500.Selain tiga wilayah itu, ISPU di wilayah kota Jakarta lainnya terpantau sedang, yakni Jagakarsa Jakarta Selatan (78) dan Kebon Jeruk Jakarta Barat (83).Sementara itu, pada situs pemantauan IQ Air pada Jumat pukul 07.00 WIB, Jakarta diklasifikasikan sebagai kota nomor enam dengan pencemaran udara tertinggi di dunia (164)Sedangkan peringkat pertama jatuh pada Lahore, Pakistan (357), kedua Delhi, India (244), dan ketiga Hanoi, Vietnam (189).Lalu, Dhaka, Bangladesh (179), Mumbai, India (164), dan Jakarta, Indonesia (164).Indeks kualitas udara di Jakarta tinggi karena konsentrasi PM2.5 saat ini sudah 16,5 kali lebih tinggi dari nilai panduan kualitas udara Badan Kesehatan Dunia (WHO), yakni 164 AQI US.Data kualitas udara diperoleh berdasarkan pantauan di 20 stasiun pemantau, di antaranya berada di Layar Permai (PIK), Jalan Raya Perjuangan (Kebon Jeruk) dan Jimbaran (Ancol).
Tulis Komentar
Berita Terkait
Baca Juga
Lainnya
Wamendagri Bima Arya Dorong Kepala Daerah Perkuat Ketahanan Pangan dan Percepat Transisi Energi
Sambut HUT Jakarta ke-499, Pemprov DKI Gelar Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi di Monas, Targetkan 20 Ribu Jamaah
Kakanwil Ditjenpas Sumsel Tinjau Lapas Kelas I Palembang, Perkuat Layanan dan Program Pembinaan Warga Binaan
Usai Lepas Jabatan Ketua DPRD DKI, Khoirudin: Saya Merasakan Indahnya Dunia yang Bebas
Wagub Rano Dan Menag Nasaruddin Umar Hadiri Perayaan Waisak 2025 di Wihara Ekayana Arama
Ikan Sapu-Sapu Kuasai Hingga 90% Perairan Jakarta, Pramono Anung Pimpin Operasi Pengendalian Besar-Besaran
Perkuat Fiskal, Kemendagri Minta Pemprov Papua Tengah Tingkatkan PAD
Komentar