Kunci pertumbuhan tersebut terletak pada pendekatan vertical integration, di mana Leapmotor mengembangkan sendiri berbagai sistem utama kendaraan, antara lain:
• Motor listrik dan sistem penggerak
• Arsitektur elektronik dan kontrol kendaraan
• Perangkat lunak serta fitur pintar
• Sensor, kamera, dan sistem pendukung ADAS
• Integrasi baterai dan manajemen energi
Di era mobil listrik modern, diferensiasi tidak lagi sebatas desain atau spesifikasi, melainkan pada “otak” kendaraan. Di sinilah Leapmotor memposisikan diri sebagai perusahaan teknologi yang membangun mobil listrik untuk masa depan industri otomotif global.
Didukung Stellantis, Siap Ekspansi Global
Babak baru Leapmotor dimulai pada 2023 melalui kemitraan strategis dengan Stellantis. Kolaborasi ini menjadi akselerator penting bagi ekspansi global Leapmotor, yang diperkuat pada 2024 lewat pembentukan Leapmotor International sebagai platform pengembangan dan distribusi internasional.
Bagi Stellantis, Leapmotor bukan sekadar tambahan merek, melainkan representasi strategi jangka panjang dalam menghadirkan kendaraan listrik berbasis teknologi kuat ke pasar potensial, termasuk Indonesia.
Dengan dukungan Indomobil sebagai distributor, Leapmotor diharapkan menjadi bagian dari solusi mobilitas masa depan yang inovatif dan relevan bagi konsumen Tanah Air.
Masuknya Leapmotor ke Indonesia menandai babak baru persaingan kendaraan listrik, sekaligus memberi konsumen alternatif baru yang mengedepankan teknologi, efisiensi, dan nilai jangka panjang.(*/hel)
Komentar