“Peringatan Waisak bukan hanya milik umat Buddha, tetapi juga menjadi momen refleksi bagi seluruh masyarakat Indonesia tentang pentingnya kedamaian, kasih sayang, dan kebijaksanaan,” ujar Menag.
Apresiasi juga disampaikan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung atas penyelenggaraan Gema Waisak Pindapata Nasional 2025. Pramono mendukung terhadap pelestarian nilai-nilai budaya dan spiritual seperti Waisak. Ia menegaskan komitmen Pemprov DKI Jakarta dalam menjaga kerukunan dan keberagaman di ibu kota.
Ketua Panitia Gema Waisak Pindapata Nasional 2025 Kevin Wu menyatakan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kesadaran spiritual dan kehidupan beragama yang harmonis di tengah masyarakat majemuk.
Kevin menegaskan, kegiatan ini bukan sekadar ritual keagamaan, melainkan juga bentuk penguatan nilai-nilai sosial dan budaya.
“Pindapata adalah momentum spiritual sekaligus sosial. Melalui Gema Waisak, kami ingin menyampaikan pesan cinta kasih, keberagaman, dan kepedulian lintas generasi,” ujar anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PSI itu.
Sebagai informasi, kegiatan akbar ke-14 kalinya ini, mengusung tema "Kebijaksanaan Dasar Keluhuran Bangsa" yang menghadirkan semangat kebajikan, pelestarian budaya, aksi sosial, dan kepedulian terhadap lingkungan.
Komentar