Acara berlangsung mulai pukul 06.00 - 10.00 WIB di MGK Kemayoran dan lintasan Jalan Benyamin Sueb, Jakarta Pusat. Dilanjutkan dengan baksos donor darah, pengobatan gratis untuk masyarakat umum di area dalam gedung MGK Kemayoran.
Kegiatan ini melibatkan 52 Bhikkhu Sangha dan 800 panitia dari unsur Keluarga Buddhis Theravada Indonesia (KBTI) lainnya, yaitu Atthasilani Theravada Indonesia (ASTINDA), Majelis Agama Buddha Indonesia (MAGABUDHI), Wanita Theravada Indonesia (WANDANI), dan Pemuda Theravada Indonesia (PATRIA).
Selain berdana langsung kepada para Bhikkhu, umat juga difasilitasi dengan “Lembar Pavarana", sarana berdana dalam bentuk komitmen empat kebutuhan pokok Bhikkhu, demi efektivitas dan ketepatan sasaran.
Penampilan budaya seperti Ondel-ondel, Gamang Kromong dan Pencak Silat (Dinas Kebudayaan DKI Jakarta), Barongsai (Boen Tek Bio dan Vihara Budi Mulia), serta penampilan kesenian dari Pondok Pesantren Al Hamid.
Sebagian hasil dari kegiatan Pindapata akan disalurkan untuk program-program sosial, sebagai bentuk kontribusi nyata umat Buddha terhadap masyarakat luas.
“Semoga gema kebajikan ini menyebar luas ke seluruh penjuru Tanah Air dan menggugah hati masyarakat untuk terus berbagi, menjaga budaya, dan mencintai bumi,” harap Kevin Wu.
(*/Rdn)
Komentar