Ketiga, Mendagri menegaskan pentingnya menjaga organisasi dari kepentingan personal, termasuk penggunaan nama organisasi untuk proyek tertentu. Menurutnya, hal tersebut berpotensi mengganggu visi dan misi organisasi.
“Organisasi ini perlu menjaga marwahnya dan saling mengingatkan satu sama lain,” tegasnya.
Lebih lanjut, Mendagri menilai Perpukadesi memiliki peran strategis dalam membantu menangani berbagai isu daerah, seperti pelaksanaan pilkada langsung, Undang-Undang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah (HKPD), hingga mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Menurutnya, anggota Perpukadesi yang merupakan purnabakti kepala daerah memiliki pengalaman dan pemahaman lapangan yang menjadi aset berharga bagi organisasi.
“Niat baik membentuk perkumpulan ini, yang diisi oleh sosok berpengalaman dengan jam terbang tinggi, akan memberikan nilai tambah bagi organisasi,” ujarnya.
Kegiatan ini turut dihadiri Ketua Umum Perpukadesi Bibit Waluyo, Ketua Dewan Penasihat Sutiyoso, Ketua Dewan Pembina Irianto Lambrie, serta jajaran pengurus Perpukadesi terpilih.(Red)*
Komentar