Pengunjung juga dapat mengakses Perpustakaan Keliling, memperoleh informasi perizinan dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), serta memanfaatkan layanan keuangan dan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) melalui Bank Jakarta.
Untuk memenuhi kebutuhan pangan, tersedia produk dari Perumda Dharma Jaya dan Food Station Tjipinang Jaya.
Pemprov DKI turut menghadirkan edukasi pemilahan sampah dari Dinas Lingkungan Hidup, latihan pencegahan kebakaran dari Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan, serta pemeriksaan kesehatan gratis dari Dinas Kesehatan.
Salah satu pengunjung, Rina (38), mengaku senang dapat mengajak anaknya melihat langsung lingkungan kerja pemerintahan. Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi sarana belajar yang berbeda dari kegiatan di sekolah.
“Anak saya senang banget bisa masuk dan lihat langsung ruang kerja Gubernur DKI Jakarta. Mudah-mudahan program ini bisa rutin, karena bagus untuk edukasi anak-anak,” tutur Rina.
Usai peresmian, Rano bersama jajaran Pemprov DKI Jakarta mengikuti Tur Balai Kota dengan mengunjungi Pendopo dan sejumlah sudut bersejarah di kawasan pusat pemerintahan tersebut.
Melalui Namu Balai Kota, Pemprov DKI berharap Balai Kota semakin dikenal sebagai ruang publik yang terbuka. Masyarakat dapat mengenal sejarah Jakarta, memahami aktivitas pemerintahan, serta menikmati kegiatan edukatif dan memanfaatkan layanan publik pada akhir pekan.
Program ini sekaligus menjadi upaya mendekatkan pemerintah dengan warga melalui pengalaman yang menggabungkan edukasi, budaya, rekreasi, dan pelayanan publik dalam satu kawasan.
*(Penulis; Helmi)
Komentar