Beranda
Seputar Publik / Berita

Operasi Pekat Polres Padang Lawas Jaring Lima Pasangan Non-Muhrim, Polisi Gandeng MUI Berikan Pembinaan Rohani

Polres Padang Lawas menggelar Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) di Kecamatan Barumun dan mengamankan lima pasangan non-muhrim. Selain pendataan, kepolisian menggandeng MUI Kabupaten Padang Lawas untuk memberikan pembinaan keagamaan sebagai upaya membangun kesadaran moral.
Personel Satreskrim dan Sipropam Polres Padang Lawas melaksanakan Operasi Pekat di Kecamatan Barumun. Dalam operasi tersebut, lima pasangan non-muhrim diamankan untuk didata dan mengikuti pembinaan rohani bersama MUI Kabupaten Padang Lawas. Personel Satreskrim dan Sipropam Polres Padang Lawas melaksanakan Operasi Pekat di Kecamatan Barumun. Dalam operasi tersebut, lima pasangan non-muhrim diamankan untuk didata dan mengikuti pembinaan rohani bersama MUI Kabupaten Padang Lawas.

Seputarpublik.com || PADANG LAWAS – Kepolisian Resor (Polres) Padang Lawas menggelar Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) di wilayah Kecamatan Barumun, Sabtu malam (1/8/2026) hingga Minggu dini hari (2/8/2026). Dalam kegiatan tersebut, petugas mengamankan lima pasangan non-muhrim yang ditemukan berada di sejumlah kamar penginapan.

Operasi yang dimulai sekitar pukul 23.00 WIB hingga pukul 02.00 WIB itu dipimpin oleh personel Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) bersama Seksi Profesi dan Pengamanan (Sipropam) Polres Padang Lawas.

Setelah diamankan, seluruh pasangan dibawa ke Mapolres Padang Lawas untuk menjalani pendataan dan pemeriksaan sesuai prosedur.

Pembinaan Rohani Libatkan MUI Padang Lawas

Selain melakukan pendataan, Polres Padang Lawas menggandeng Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Padang Lawas untuk memberikan pembinaan keagamaan kepada para pasangan yang diamankan.

Pembinaan tersebut dilakukan sebagai bagian dari pendekatan persuasif dan humanis, dengan harapan dapat menumbuhkan kesadaran moral serta mendorong para peserta agar tidak mengulangi perbuatan yang dinilai bertentangan dengan norma agama maupun norma sosial.

Kapolres Padang Lawas AKBP Dodik Yulianto, melalui Kasat Reskrim AKP Irwansah Sitorus, mengatakan bahwa sinergi dengan tokoh agama menjadi bagian penting dalam upaya menjaga ketertiban masyarakat.

> "Kami menyadari masih banyak kekurangan dan keterbatasan dalam tugas kami. Oleh karena itu, kami sangat mengharapkan kerja sama yang baik dengan para ulama. Jika ada sesuatu hal atau masukan, beritahukan dan telepon kami. Kami selalu berupaya bekerja semaksimal mungkin," ujar AKP Irwansah di hadapan pengurus MUI.

MUI Apresiasi Sinergi Penegakan Hukum dan Pembinaan Moral

Ketua Komisi Dakwah MUI Kabupaten Padang Lawas, Ustaz H. Ansor Harahap, mengapresiasi langkah Polres Padang Lawas yang mengedepankan pendekatan pembinaan selain penegakan aturan.

Dalam tausiyahnya, ia mengingatkan pentingnya menjaga nilai-nilai moral dan agama di tengah kehidupan masyarakat serta mengajak para peserta menjadikan peristiwa tersebut sebagai bahan introspeksi dan memperbaiki diri.

Menurutnya, upaya pembinaan yang dilakukan diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi para peserta maupun masyarakat secara luas.

Kolaborasi Jaga Ketertiban dan Kesadaran Masyarakat

MUI Kabupaten Padang Lawas berharap sinergi antara aparat kepolisian dan tokoh agama dapat terus diperkuat dalam berbagai kegiatan pembinaan masyarakat.

Kolaborasi tersebut dinilai tidak hanya mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran sosial, moral, dan keagamaan secara berkelanjutan.

Operasi Pekat yang dilaksanakan Polres Padang Lawas menjadi salah satu langkah preventif dalam menjaga ketertiban umum. Selain penegakan aturan, pendekatan edukatif melalui pembinaan rohani diharapkan mampu memberikan nilai pembelajaran dan mendorong masyarakat untuk semakin menjunjung norma hukum, agama, dan sosial dalam kehidupan sehari-hari. (AND)*