Seputar Publik / Megapolitan

Penuhi Kekurangan Guru, Pemkot Bekasi Jalin Kerjasama dengan Universitas Negeri Jakarta

Guru sedang mengajar di kelas (Poto Ilustrasi) Guru sedang mengajar di kelas (Poto Ilustrasi)

Oleh karena itu sebagai upaya jangka pendek, dimana pembelajaran di sekolah harus tetap berjalan, maka Pemkot Bekasi membuka peluang kerjasama dengan perguruan tinggi yang mau bergabung untuk dapat melibatkan mahasiswanya membantu mengisi kekosongan yang ada sebagai bagian dari pengabdian masyarakat dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi. 

"Program ini akan melibatkan mahasiswa dengan persyaratan yang sudah duduk minimal di semester 6 , dengan durasi program selama 1 semester dan dapat di perpanjang selama 2 semester atau selama mendapat ijin dari Perguruan tinggi asal," kata Ahmad Yani. 

Mahasiswa yang mengikuti kegiatan ini akan diberikan sertifikat dan untuk tahun 2025 belum ada anggaran yang disediakan bagi para mahasiswa tersebut. 

Pihak UNJ akan melakukan screening dan training persiapan sebelum mahasiswa diterjunkan ke Sekolah-sekolah di Kota Bekasi untuk menjamin bahwa mahasiswa yang mereka ikutkan dalam program ini memiliki standar yang baik. 

Kegiatan ini merupakan upaya yang dapat dikerjasamakan bukan hanya dengan UNJ tetapi dengan beberapa Perguruan Tinggi lain terutama yang memiliki Program Study Keguruan karena dibutuhkan pedagogik guru yaitu kemampuan atau ketrampilan yang harus dimiliki dalam proses pembelajaran atau interaksi belajar mengajar dengan peserta didik (untuk menjamin bahwa bukan hanya kuantitas guru yang terpenuhi tetapi juga kualitasnya terpenuhi).

Tulis Komentar

Komentar