Seputar Publik / Berita

Peran Aktif Pemerintah Dalam Penanggulangan Bencana Alam Di Aceh, Sumut dan Sumbar

4. Pemulihan jaringan komunikasi, serta

5. Pemenuhan kebutuhan energi masyarakat, terutama listrik dan bahan bakar minyak (BBM).

Lebih lanjut, Abdul Muhari menjelaskan bahwa, seluruh sumber daya pemerintah pusat bersama kementerian dan lembaga (K/L) terus bersinergi untuk menjalankan arahan Presiden Prabowo Subianto, yang menegaskan bahwa, penanganan bencana banjir dan longsor di ketiga provinsi tersebut merupakan prioritas nasional.

Secara umum, perkembangan penanganan hingga minggu ketiga pascabencana menunjukkan hasil yang signifikan. Di Sumatera Barat, proses pemulihan telah mencapai sekitar 70 hingga 80 persen, sementara Sumatera Utara mulai memasuki fase early recovery.

Adapun di Provinsi Aceh, BNPB masih memfokuskan upaya tanggap darurat di sejumlah wilayah yang terdampak paling parah, antara lain Kabupaten Aceh Utara, Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Tengah, Pidie, Bener Meriah, dan Gayo Lues. Prioritas utama saat ini adalah pembukaan akses jalan yang terputus akibat bencana.

“Meskipun terdapat beberapa titik jalan dan jembatan yang terputus, pemenuhan kebutuhan logistik masyarakat tetap kami lakukan melalui jalur udara. Kondisi ini tidak menghambat pergerakan tim gabungan di lapangan untuk terus melayani masyarakat terdampak,” jelasnya.

"BNPB memastikan percepatan penanganan pada seluruh aspek tersebut terus dilakukan secara maksimal agar kehidupan dan penghidupan masyarakat terdampak dapat segera pulih dan kembali normal," imbuhnya. (Red).

Tulis Komentar

Komentar