Selain itu, pembangunan infrastruktur perlu diarahkan agar terintegrasi dengan transformasi digital dan infrastruktur sosial seperti pendidikan dan kesehatan. "Kebijakan ekonomi harus pro-rakyat dan mendorong investasi lokal termasuk UMKM, koperasi, dan sektor informal yang menopang kehidupan mayoritas warga," ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya pelestarian lingkungan dan penguatan ketahanan pangan sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan. Menurutnya, tanpa alam yang lestari, pembangunan tidak akan bertahan lama. Karena itu, kepemimpinan daerah perlu bersifat inklusif, transparan, dan memiliki tata kelola yang baik.
"Inilah pekerjaan rumah kita bersama, bukan hanya pemerintah daerah, tapi juga pemerintah pusat, dunia usaha, masyarakat sipil, tokoh agama, para ulama, generasi muda yang akan menjadi penentu arah masa depan kota ini," tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wiyagus juga menyampaikan amanat Presiden RI Prabowo Subianto terkait pembangunan nasional, bahwa pembangunan harus dimulai dari daerah. Karena itu, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah tidak boleh sekadar bersifat administratif, melainkan harus menjadi kolaborasi yang bermakna dan berdampak nyata.
"Kementerian Dalam Negeri terus mendorong agar program-program prioritas nasional dapat diadopsi dan diimplementasikan secara kontekstual oleh daerah," imbuhnya.
Wiyagus optimistis Kota Tasikmalaya mampu menjadi simbol penting pembangunan regional. Ia meyakini kota ini dapat tumbuh menjadi contoh kota yang modern namun tetap berakar pada identitas dan kearifan lokal.
"Dirgahayu Kota Tasikmalaya ke-24. Jayalah Tasikmalaya sebagai kota berdaya saing, berkarakter, dan menjadi kebanggaan Jawa Barat dan Indonesia," pungkasnya.
Sebagai tambahan informasi, hadir dalam acara tersebut Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan, Wakil Wali Kota Tasikmalaya Diky Candra Negara, Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin, Panglima Komando Armada (Koarmada) Republik Indonesia (RI) Laksamana Madya TNI Denih Hendrata, serta tamu undangan lainnya.
Puspen Kemendagri
Komentar