Seputar Publik / Berita

Perkuat Hilirisasi Nasional, PTPN I Siap Bangun Pabrik Kelapa dan Pala Bernilai Ratusan Miliar

Groundbreaking di KEK Sei Mangkei dan Maluku jadi tonggak industrialisasi perkebunan, dorong nilai tambah dan serap jutaan tenaga kerja
PTPN I siap bangun pabrik kelapa dan pala bernilai ratusan miliar rupiah sebagai bagian dari program hilirisasi nasional. Proyek ini diharapkan meningkatkan nilai tambah komoditas sekaligus membuka lapangan kerja besar-besaran. PTPN I siap bangun pabrik kelapa dan pala bernilai ratusan miliar rupiah sebagai bagian dari program hilirisasi nasional. Proyek ini diharapkan meningkatkan nilai tambah komoditas sekaligus membuka lapangan kerja besar-besaran.

Dua proyek utama yang menjadi tanggung jawab PTPN I akan dibangun di atas lahan seluas 11 hektare di Kebun Awaya, Kabupaten Maluku Tengah. Pabrik kelapa terintegrasi dirancang memiliki kapasitas pengolahan hingga 300.000 butir kelapa per hari, dengan produk utama berupa Medium-Chain Triglycerides (MCT), tepung kelapa, dan arang aktif.

Sementara itu, pabrik pengolahan pala akan difokuskan pada produksi oleoresin berkualitas tinggi yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pasar ekspor global.

Direktur Utama PTPN I, Teddy Yunirman Danas, menegaskan bahwa pembangunan fasilitas industri ini bukan hanya bertujuan meningkatkan nilai tambah komoditas, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam mengangkat kesejahteraan petani dan masyarakat di sekitar wilayah operasional.

“Hilirisasi ini bukan sekadar meningkatkan nilai tambah, tetapi menjadi lompatan besar untuk menjadikan Indonesia sebagai kekuatan agraris dunia sekaligus penggerak ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, proyek ini juga diproyeksikan mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar, sejalan dengan target pemerintah menciptakan hingga 1,6 juta lapangan kerja baru di sektor hilirisasi perkebunan dalam dua tahun ke depan.

Dalam pelaksanaannya, PTPN I akan mengoptimalkan skema Kerja Sama Operasional (KSO) dengan mitra strategis guna memastikan efisiensi investasi, transfer teknologi, serta penerapan standar operasional yang profesional dan berkelanjutan.

Melalui sinergi dengan Danantara, PTPN I berkomitmen untuk memastikan seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai jadwal, sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi dan ketahanan pangan nasional.

Langkah ini menjadi bagian dari transformasi besar Holding Perkebunan Nusantara dalam mendorong hilirisasi sebagai motor pertumbuhan ekonomi berbasis komoditas unggulan Indonesia.(Adv)*

Tulis Komentar

Komentar