Hadiyanto mengatakan Koperasi Produsen Makarti Jaya saat ini mengelola kebun plasma seluas 731 hektare dan telah menjadi mitra PTPN IV selama lebih dari tiga dekade.
Petani anggota koperasi tersebut juga telah memasuki siklus kedua budidaya sawit setelah mengikuti program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) pada 2019.
Menurut Hadiyanto, pengalaman panjang bermitra dengan PTPN IV menunjukkan bahwa kemitraan tidak hanya memberikan jaminan pasar bagi hasil panen petani, tetapi juga mendukung peningkatan produktivitas melalui pendampingan teknis dan penerapan praktik budidaya terbaik.
Ia berharap kemitraan tersebut dapat terus berlanjut, terutama dalam menjaga stabilitas harga TBS dan memberikan pendampingan kepada petani melalui penerapan best management practices. Dengan demikian, produktivitas kebun dan kesejahteraan petani diharapkan dapat terus meningkat.
“Kami berharap PTPN tetap membeli TBS kami dengan harga yang telah disepakati setiap pekannya bersama pemerintah daerah dan terus mendampingi petani. Kemitraan ini sudah terbukti saling menguntungkan dan memberikan manfaat bagi petani,” katanya.
Komentar