Seputar Publik / Nusantara

Polda Aceh Gagalkan Penyelundupan 42 Kg Sabu-Sabu Jaringan Internasional

Kapolda Aceh Irjen Pol Ahmad Haydar Kapolda Aceh Irjen Pol Ahmad Haydar

Selanjutnya, barang bukti puluhan kilogram barang terlarang tersebut dibawa ke Mapolda Aceh. Direktorat Reserse Narkoba Polda Aceh terus menyelidiki jaringan yang menyelundupkan sabu-sabu tersebut.

“Dugaan awal, sabu-sabu tersebut diselundupkan jaringan internasional Indonesia-Malaysia. Kami berupaya mengungkap siapa saja yang terlibat dalam jaringan tersebut, termasuk mengejar dua pelaku yang melarikan diri,” kata Ahmad Haydar.

Selain menggagalkan 42 kilogram sabu-sabu, tim Direktorat Reserse Narkoba Polda Aceh juga memusnahkan 16,2 ton tanaman ganja serta mengungkap pengepakan ganja kering.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi menangkap seorang pelaku berinisial Y. Pelaku ditangkap di kawasan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, beserta 25 kilogram ganja kering.

Selain di Sawang, tim Direktorat Reserse Narkoba Polda Aceh juga mengungkapkan pengepakan ganja kering di Agusten, Kabupaten Gayo Lues. Namun, di Agusten, tim tidak menemukan pelaku.

Dari pengungkapan di dua tempat pengepakan ganja kering tersebut, tim menemukan ladang ganja, masing di Sawang dengan luas dua hektare dan di Agusten seluas tiga hektare.

“Selain di dua TKP tersebut tim juga mengungkap lima hektare ladang ganja di Lamteuba, Kabupaten Aceh Besar. Jadi, total tanam ganja yang ditemukan di tiga lokasi tersebut mencapai 16,2 ton,” kata Kapolda

Dengan pengungkapan sabu-sabu dan ganja tersebut, kata jenderal polisi bintang dua itu, kepolisian menyelamatkan 617 ribu generasi muda. Dengan rincian dari ganja yang diselamatkan sebanyak 407 ribu orang dan sabu-sabu sebanyak 210 ribu orang.

“Kami mengajak masyarakat ikut bersama-sama memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Pengungkapan tersebut merupakan komitmen Polda Aceh memerangi peredaran narkoba,” ujarnya.

Tulis Komentar

Komentar