Seputarpublik.com, SERANG — Ketua DPD KNPI Provinsi Banten, Tito Istianto, menyampaikan empat aspirasi strategis pemuda dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 Provinsi Banten, Kamis (23/4/2026).
Di hadapan Gubernur, DPRD, serta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Tito menegaskan bahwa RKPD 2027 merupakan fondasi krusial menjelang puncak bonus demografi Banten pada 2030.
“Data menunjukkan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) Banten tahun 2023 masih berada di angka 53,83 atau peringkat 27 nasional. Sementara tingkat pengangguran terbuka (TPT) usia muda mencapai lebih dari 16 persen. Jika RKPD 2027 tidak melakukan intervensi serius, target Indonesia Emas 2045 dari Banten berisiko tidak tercapai,” tegasnya.
Dalam forum tersebut, KNPI Banten menyampaikan Empat tuntutan utama untuk diakomodasi dalam RKPD 2027, yakni:
Pertama, menjadikan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) sebagai Indikator Kinerja Utama (IKU) dengan target minimal 57,00 pada tahun 2027.
Kedua, menetapkan alokasi anggaran kepemudaan sebesar 2 persen dari APBD, termasuk pembentukan Dana Abadi Wirausaha yang ditargetkan menjangkau 2.500 pemuda serta program magang industri wajib bagi 15.000 lulusan.
Komentar