Seputar Publik / Nusantara

Polres Palas Selidiki Penyebab Kebakaran Panti Jompo Hj. Aminah di Pasar Sibuhuan

Unit Identifikasi Sat Reskrim Polres Palas sedang melakukan olah TKP terkait kebakaran Bangunan Pondik Panti Jompo Milik Masjid Pondok Hj. Aminah di Pasar Sibuhuan, Palas. (And) Unit Identifikasi Sat Reskrim Polres Palas sedang melakukan olah TKP terkait kebakaran Bangunan Pondik Panti Jompo Milik Masjid Pondok Hj. Aminah di Pasar Sibuhuan, Palas. (And)

Berdasarkan keterangan saksi di TKP yakni, Hj Tiomas, (74), warga lingkungan 1, Kelurahan Pasar Sibuhuan, Kecamatan Barumun dan Hapaah, (73) warga Desa Paringgonan Julu, Kecamatan Ulu Barumun, Palas.

"Kedua saksi menjelaskan, saat itu Ia sedang berada di Masjid untuk Sholat Subuh berjamaah dengan jemaah Panti Jompo. Setelah Selesai Solat Berjamaah, Pada Sekitar Pukul 05.45 Wib Saksi ada melihat kobaran api dari arah belakang masjid tepatnya dari arah Pondok Jompo Tersebut". Ujar AKP Raden Saleh. 

Setelah itu warga sekitar mulai berdatangan untuk menolong para Jemaah Jompo dan menghubungi pihak Damkar Kabupaten Palas, Sehinga Sekitar Pukul 06.00 Wib api dapat dipadamkan melalui nantuan warga dan Damkar Kabupaten Palas, lanjur Kasat Reskrim Polres Palas. 

Ps Kasubsi Penmas Bripka Ginda K Pohan Kepada awak media menyampaikan hasil yang olah TKP dijumpai 4 bangunan dari kayu yang di sekat menjadi 58 bilik Pondok Jompo, 51 nya telah terbakar, dan hanya menyisakan 7 Pondok Jompo. 

"Penghuni Pondok Jompo berjumlah 31 orang, yang ada di pondok saat kebakaran ada 21 orang, sisanya belum kembali ke pondok jompo karena masih suasana lebaran. di TKP dijumpai bahwa Jemaah Jompo masih menggunakan kompor minyak dan tungku untuk memasak yang diduga asal api dari hal itu.

Tidak ada Korban Jiwa dalam kebakaran itu, sedang kerugian korban kebakaran H. Hamzah Harahap, (67) warga Kelurahan Pasar Sibuhuan, Kecamatan Barumun, Kabupaten Palas mengalami kerugian sebesar Rp. 500.000.000,- (Lima ratus Juta Rupiah). 

"Barang yang diamankan oleh petugas dari lokasi kebakaran 2 buah kompor minyak bekas yang terbakar, 1 Lembar seng bekas terbakar, dan 1 potongan kayu bekas terbakar, hingga selesai cek dan Olah TKP berjalan aman dan kondusif ". Pungkas Kasubsi Penmas Bripka Ginda K Pohan. 

Diharapkan langkah-langkah preventif dapat diambil untuk meningkatkan keselamatan dan perlindungan terhadap fasilitas umum di wilayah tersebut. Sehingga dapat meminimalisir kejadian serupa dan hal lainnya kedepannya. 

(AND) 

Tulis Komentar

Komentar