Pemanfaatan kawasan perkebunan sebagai arena balap internasional tidak terlepas dari dukungan PTPN IV PalmCo. Pemanfaatan kawasan tersebut menjadi bagian dari kolaborasi perusahaan dengan berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung pengembangan ekosistem pariwisata olahraga atau sport tourism di Sumatera Utara.
Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, menyatakan perusahaan terbuka untuk berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, terutama dalam program yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional.
“Penyediaan lahan perkebunan teh di Simalungun sebagai lintasan reli merupakan bentuk komitmen PTPN IV PalmCo dalam mendukung inisiatif strategis pemerintah dan IMI. Kami menyadari bahwa aset BUMN ini memiliki potensi untuk menggerakkan ekonomi. Kehadiran kompetisi sebesar APRC terbukti mampu menjadi katalis perputaran uang yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan para pelaku UMKM dan masyarakat desa setempat,” jelas Jatmiko.
Keterlibatan PTPN IV PalmCo dalam penyelenggaraan kejuaraan reli tersebut merupakan bagian dari dukungan berkelanjutan perusahaan. Pada tahun-tahun sebelumnya, kawasan perkebunan teh PalmCo juga telah digunakan sebagai arena Kejurnas Rally maupun APRC.
Dukungan terhadap penyediaan lintasan reli tersebut juga sejalan dengan upaya IMI dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam mempersiapkan daerah untuk mendukung rencana pengembalian seri World Rally Championship (WRC) ke Indonesia.
Penyelenggaraan Sumut Rally 2026 di kawasan perkebunan PTPN IV PalmCo menunjukkan bahwa pemanfaatan aset perkebunan melalui kolaborasi lintas sektor dapat mendukung pengembangan pariwisata olahraga di Sumatera Utara.
Selain memperkuat daya tarik kawasan Danau Toba sebagai destinasi sport tourism, kegiatan tersebut juga membuka peluang bagi pelaku UMKM, sektor jasa, dan masyarakat di wilayah penyangga untuk memperoleh manfaat ekonomi dari meningkatnya aktivitas selama penyelenggaraan kejuaraan.(Adv)*
Komentar