Kehadiran peserta dari dalam dan luar negeri, bersama kru mekanik, ofisial, serta penonton, turut memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi di wilayah penyelenggaraan. Sejumlah sektor usaha masyarakat ikut merasakan peningkatan aktivitas selama berlangsungnya kejuaraan.
Dampak tersebut antara lain terlihat pada sektor akomodasi, jasa transportasi, serta usaha kuliner dan perdagangan. Hotel dan penginapan mendapat tambahan permintaan, sementara UMKM seperti warung makan, warung kopi, serta pedagang suvenir di sekitar kawasan special stage (SS) perkebunan teh turut memperoleh peluang dari meningkatnya aktivitas masyarakat.
Musa Rajekshah selaku Ketua Dewan Pembina IMI Sumut menyampaikan bahwa penyelenggaraan reli merupakan kegiatan otomotif yang membutuhkan biaya besar dan melibatkan banyak pihak karena berlangsung di luar sirkuit.
Menurutnya, penyelenggaraan reli juga memiliki tujuan yang lebih luas, khususnya dalam mendorong promosi pariwisata dan perekonomian masyarakat.
«“Kegiatan ini bukan sekadar melampiaskan hobi, melainkan juga mempromosikan pariwisata Danau Toba dan meningkatkan ekonomi rakyat,” ujarnya.»
Dukungan Konsisten PTPN IV PalmCo
Komentar