Beranda
Seputar Publik / Berita

PTPN IV PalmCo Lindungi 550 Pekerja Rentan Kalbar melalui BPJS Ketenagakerjaan

Program TJSL membayarkan iuran BPJS Ketenagakerjaan selama enam bulan bagi pekerja sektor informal di empat wilayah Kalimantan Barat.
PTPN IV PalmCo menyalurkan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi 550 pekerja rentan sektor informal di empat wilayah Kalimantan Barat melalui program TJSL. PTPN IV PalmCo menyalurkan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi 550 pekerja rentan sektor informal di empat wilayah Kalimantan Barat melalui program TJSL.

Seputarpublik.com || KALIMANTAN BARAT, – PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) PalmCo, Subholding PTPN III (Persero), memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada 550 pekerja rentan sektor informal di empat wilayah Kalimantan Barat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Perlindungan diberikan melalui pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan selama enam bulan, terhitung Juli hingga Desember 2026. Program ini menyasar pekerja sektor informal yang memiliki risiko kerja dan belum memperoleh perlindungan sosial secara memadai.

Sebanyak 200 pekerja di Kabupaten Sanggau, 150 pekerja di Kabupaten Landak, 100 pekerja di Kota Pontianak, dan 100 pekerja di Kabupaten Sintang menjadi penerima manfaat program tersebut.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, mengatakan program ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan sekaligus implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

“Perlindungan ketenagakerjaan adalah hak dasar yang esensial, terutama bagi mereka yang berada di sektor informal dengan risiko tinggi dan tanpa kepastian pendapatan,” ujar Jatmiko, Rabu (26/8/2026).

Menurutnya, program tersebut diharapkan memberikan rasa aman kepada pekerja rentan dalam menghadapi risiko kecelakaan kerja maupun kondisi tidak terduga.

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pontianak, Suhuri, menilai kolaborasi pemerintah, BPJS Ketenagakerjaan, dan korporasi penting untuk memperluas kepesertaan pekerja Bukan Penerima Upah (BPU).

“Sinergi lintas sektor antara pemerintah, BPJS Ketenagakerjaan, dan korporasi sangat kami butuhkan. Kontribusi PTPN IV PalmCo memberikan dampak yang langsung terasa bagi masyarakat di Kalimantan Barat,” kata Suhuri.

Program tersebut menyasar sejumlah pekerja informal, antara lain petani, nelayan, pedagang kaki lima, dan pekerja harian.

Salah seorang penerima manfaat, Bejo Supriyono, warga Kelurahan Daratsekip, Kota Pontianak, mengatakan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan membuatnya merasa lebih tenang dalam menjalankan pekerjaan sehari-hari.

Manfaat serupa dirasakan Nobertus Aten, pekerja asal Dusun Sengkuang Daok, Kuala Buayan, Kecamatan Meliau, Kabupaten Sanggau. Ia menilai perlindungan jaminan sosial membantu mengurangi kekhawatiran terhadap risiko pekerjaan di lapangan.

Melalui program TJSL tersebut, PTPN IV PalmCo menyatakan akan terus mendorong kolaborasi dengan pemerintah daerah dan BPJS Ketenagakerjaan untuk memperluas perlindungan sosial bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.(Adv.)*