Seputar Publik / Berita

PTPN IV PalmCo Pamerkan Inovasi Digital dan Perkuat Kemitraan Petani di SIEXPO 2026

PalmCo menghadirkan teknologi perkebunan presisi, PalmCo Business Cockpit, pemberdayaan UMKM hingga program kemitraan seluas 52.480 hektare untuk memperkuat produktivitas sawit dan ekosistem pangan-energi nasional.
PTPN IV PalmCo menampilkan inovasi digital, teknologi perkebunan presisi, produk UMKM mitra binaan, serta program kemitraan petani dalam ajang SIEXPO 2026 di Pekanbaru. PTPN IV PalmCo menampilkan inovasi digital, teknologi perkebunan presisi, produk UMKM mitra binaan, serta program kemitraan petani dalam ajang SIEXPO 2026 di Pekanbaru.

Ia menyebut sekitar 6,9 juta hektare lahan perkebunan sawit nasional saat ini dikelola petani. Karena itu, peningkatan produktivitas kebun rakyat dinilai memiliki peran penting terhadap ketersediaan pasokan sawit, termasuk dalam mendukung kebutuhan energi melalui program biodiesel B50.

> “Peningkatan produktivitas sawit nasional menjadi tugas utama di hulu. PTPN IV PalmCo secara teknis mengintensifkan program kemitraan ini, karena jika produktivitas petani meningkat, target ketahanan pangan dan energi lebih mudah direalisasikan,” ujar Suhendri.

Berdasarkan pemaparannya, peningkatan produktivitas sebesar 1,3 ton CPO per hektare di perkebunan rakyat secara kalkulasi teknis berpotensi menambah produksi nasional hingga sekitar 8,97 juta ton CPO.

Lima Program Kemitraan Utama

Untuk mendukung peningkatan produktivitas tersebut, PalmCo menjalankan lima program kemitraan utama, yaitu:

1. Penyediaan benih dan percepatan Peremajaan Sawit Rakyat (PSR);

2. Pendampingan agronomis;

3. Fasilitasi akses pembiayaan dan sarana produksi;

4. Penyerapan TBS dengan sistem grading yang transparan;

5. Penguatan koperasi dan sistem ketertelusuran (traceability).

Suhendri menyampaikan, hingga Mei 2026, luasan lahan kemitraan sawit rakyat PalmCo tercatat mencapai 52.480 hektare.

Tulis Komentar

Komentar