Seputarpublik.com, JAKARTA -- Rangkaian Peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2026 resmi ditutup dengan komitmen kuat dari PTPN IV PalmCo untuk terus memperkuat ekosistem kerja yang aman dan berkelanjutan. Keseriusan tersebut ditandai dengan kepercayaan Pemerintah Provinsi Riau yang menunjuk perusahaan sebagai tuan rumah pelaksanaan Puncak Apel Peringatan Bulan K3 Nasional Tingkat Provinsi Riau pada Rabu (4/2/2026).
Direktur PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, di Jakarta menyampaikan bahwa penunjukan perusahaan sebagai tuan rumah di salah satu provinsi penghasil sawit terbesar di Indonesia bukan sekadar seremoni. Penunjukan ini merupakan representasi komitmen nasional perusahaan untuk terus mengevaluasi, berinovasi, dan mengakselerasi budaya kerja aman di seluruh wilayah operasional PTPN IV PalmCo, dari hulu hingga hilir.
Sebagai wujud konsistensi pengawasan tersebut, PTPN IV PalmCo berhasil mencatatkan lebih dari 23 juta jam kerja aman tanpa kecelakaan fatal (fatality) selama beberapa bulan operasional terakhir hingga Januari 2026.
> “Bagi PTPN IV PalmCo, keselamatan jiwa dan kesehatan seluruh insan perusahaan adalah prioritas tertinggi yang tidak bisa ditawar. Pencapaian lebih dari 23 juta jam kerja aman ini merupakan hasil dari kepatuhan sistem K3 yang ketat. Namun, perjalanan menuju Zero Accident secara mutlak membutuhkan konsistensi tanpa henti dan perbaikan berkelanjutan (continuous improvement),” ujar Jatmiko, Minggu (22/2/2026).
Strategi Nasional: Digitalisasi dan Penguatan SDM
Melengkapi dukungan dari daerah, Jatmiko memaparkan bahwa ke depan PTPN IV PalmCo telah menyiapkan sejumlah strategi mitigasi berfokus pada langkah preventif dan proaktif secara nasional. Strategi tersebut meliputi optimalisasi digitalisasi pengawasan potensi bahaya secara real-time di seluruh kebun dan pabrik, peningkatan sertifikasi dan kapasitas SDM, serta pengetatan Standar Operasional Prosedur (SOP) pada area berisiko tinggi (high-risk).
> “Sinergi luar biasa yang terbangun di Riau menjadi cerminan langkah nasional kami. Ke depan, kami akan terus menggandeng pemerintah daerah dan instansi terkait untuk memperkuat fungsi audit K3, sehingga prinsip Zero Accident benar-benar membumi dan menjadi karakter operasional PTPN IV PalmCo di seluruh pelosok negeri,” ucap Jatmiko.
Komitmen dan sinergi lintas sektor tersebut tercermin dalam pelaksanaan apel puncak Bulan K3 Riau yang dipusatkan di Region Office PTPN IV Regional III, Kota Pekanbaru. Kegiatan yang diikuti lebih dari 600 peserta tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi, serta dihadiri jajaran Forkopimda dan perwakilan pimpinan berbagai perusahaan.
Dalam amanatnya, Syahrial menegaskan bahwa keselamatan kerja merupakan fondasi utama keberlanjutan pembangunan.
> “Keselamatan dan kesehatan kerja bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan kebutuhan bersama untuk melindungi sumber daya manusia dan menjaga keberlanjutan pembangunan,” tegasnya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada PTPN IV PalmCo yang dipercaya menjadi tuan rumah peringatan Bulan K3 Nasional tingkat Provinsi Riau tahun ini. Menurutnya, hal tersebut mencerminkan komitmen perusahaan dalam mengimplementasikan K3 secara konsisten, khususnya di sektor perkebunan yang memiliki risiko kerja cukup tinggi. Tantangan dinamika industri ke depan, lanjutnya, membutuhkan kolaborasi kuat antara pemerintah, dunia usaha, dan pekerja untuk membangun ekosistem K3 yang profesional dan andal.
Senada dengan arahan tersebut, Region Head PTPN IV Regional III, Bambang Budi Santoso, menegaskan kesiapan jajaran operasional untuk memastikan kebijakan keselamatan dari kantor pusat dapat tereksekusi optimal di lapangan. Ia meyakini perlindungan tenaga kerja berbanding lurus dengan peningkatan produktivitas perusahaan.
> “K3 merupakan prioritas utama PTPN IV. Kami terus memastikan seluruh proses operasional berjalan dengan mengedepankan keselamatan, kesehatan, dan kesejahteraan pekerja. Kami percaya, lingkungan kerja yang aman dan sehat akan mendorong kinerja yang lebih optimal dan berkelanjutan,” ungkap Bambang. {red}*