Di sisi lain, Region Head PTPN IV Regional V, Sudarma Bhakti Lessan, menyatakan bahwa keberhasilan meraih tiga Sertifikat ISPO merupakan bukti nyata komitmen perusahaan dalam menerapkan tata kelola perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan, berdaya saing, dan sesuai dengan standar pemerintah.
Menurutnya, sertifikasi tersebut bukan hanya memenuhi aspek regulasi, tetapi juga menjadi instrumen strategis untuk meningkatkan daya saing perusahaan, memperkuat kepercayaan pasar, serta memastikan produk minyak sawit mentah (CPO) yang dihasilkan memenuhi standar keberlanjutan.
Sudarma menambahkan, capaian tersebut menjadi motivasi bagi seluruh unit kerja PTPN IV Regional V untuk terus memperkuat implementasi aspek Environmental, Social, and Governance (ESG) serta memperluas penerapan prinsip-prinsip keberlanjutan di seluruh wilayah operasional.
Dengan diraihnya tiga Sertifikat ISPO tersebut, Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV Regional V semakin memperkuat komitmennya dalam mengembangkan industri kelapa sawit yang produktif, berdaya saing, dan berkelanjutan. Perusahaan optimistis langkah tersebut akan meningkatkan kepercayaan pasar, memperluas akses pasar, serta memperkuat posisi industri kelapa sawit Indonesia di tingkat global.(Adv)*
Komentar