Beranda
Seputar Publik / Berita

PTPN IV Regional V Raih Tiga Sertifikat ISPO 2026, Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Komitmen Sawit Berkelanjutan

Tiga unit usaha PTPN IV Regional V di Kalimantan Timur berhasil memperoleh Sertifikat Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO), mempertegas komitmen Holding Perkebunan Nusantara dalam menerapkan tata kelola perkebunan sawit yang berkelanjutan, berdaya saing, dan sesuai regulasi nasional.
Penyerahan tiga Sertifikat ISPO kepada unit usaha PTPN IV Regional V di Kalimantan Timur sebagai bentuk pengakuan atas penerapan tata kelola perkebunan kelapa sawit berkelanjutan sesuai standar nasional. Penyerahan tiga Sertifikat ISPO kepada unit usaha PTPN IV Regional V di Kalimantan Timur sebagai bentuk pengakuan atas penerapan tata kelola perkebunan kelapa sawit berkelanjutan sesuai standar nasional.

Seputarpublik.com || TANAH GROGOT – Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV Regional V kembali menegaskan komitmennya dalam mewujudkan tata kelola perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan dengan meraih tiga Sertifikat Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) untuk unit usaha di Kalimantan Timur.

Pencapaian tersebut menjadi implementasi nyata komitmen perusahaan dalam memenuhi standar keberlanjutan nasional sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Menteri Pertanian Nomor 33 Tahun 2025 tentang Sistem Sertifikasi Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan Indonesia.

Tiga Sertifikat ISPO diterbitkan oleh PT Global Gateway Certifications Indonesia selaku Lembaga Sertifikasi ISPO setelah PTPN IV Regional V dinyatakan memenuhi seluruh persyaratan berdasarkan hasil audit dan verifikasi. Sertifikasi tersebut mencakup ruang lingkup usaha budidaya dan pengolahan hasil perkebunan kelapa sawit sebagai bukti penerapan tata kelola yang memenuhi standar keberlanjutan nasional.

Prosesi penyerahan sertifikat berlangsung di Kantor Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Long Pinang, Senin (13/7/2026). Sertifikat diserahkan oleh General Manager Wilayah Kalimantan Timur PTPN IV Regional V, Agung Kwartanto, kepada tiga unit usaha, yaitu:

• PKS Long Pinang, diterima Masinis Kepala M. Pokat Lubis;

• Kebun Tabara, diterima Manager Kebun Sri Haryono; dan

• Kebun Longkali, diterima Pj. Asisten Kepala Tanaman Rizki Diwantara.

• Kegiatan tersebut turut disaksikan oleh Kepala Bagian SDM & Sistem Manajemen PTPN IV Regional V, Donny Usman.

• Perolehan sertifikat menjadi bentuk pengakuan atas konsistensi PTPN IV Regional V dalam menerapkan prinsip-prinsip perkebunan kelapa sawit berkelanjutan sesuai standar ISPO.

Sertifikasi ini juga merupakan bagian dari strategi Holding Perkebunan Nusantara untuk memperkuat praktik perkebunan yang berlandaskan kepatuhan terhadap regulasi, perlindungan lingkungan, tanggung jawab sosial, serta penerapan Good Corporate Governance (GCG). Langkah tersebut diharapkan mampu menciptakan nilai tambah berkelanjutan bagi para pemangku kepentingan sekaligus meningkatkan daya saing industri kelapa sawit Indonesia di pasar nasional maupun internasional.

General Manager Wilayah Kalimantan Timur PTPN IV Regional V, Agung Kwartanto, mengatakan keberhasilan memperoleh Sertifikasi ISPO merupakan hasil sinergi seluruh insan perusahaan dalam membangun budaya kerja yang mengedepankan kepatuhan, profesionalisme, dan keberlanjutan.

> "Keberhasilan ini merupakan buah dari kolaborasi seluruh insan perusahaan yang mendapat dukungan penuh dari Regional Management PTPN IV Regional V. Bagi kami, ISPO bukan sekadar pemenuhan kewajiban regulasi ataupun sertifikasi administratif, melainkan komitmen nyata untuk memastikan seluruh proses bisnis dijalankan secara bertanggung jawab, menjaga kelestarian lingkungan, memberikan manfaat bagi masyarakat, serta mendukung keberlanjutan industri kelapa sawit nasional," ujarnya.

Menurut Agung, pencapaian tersebut menjadi momentum bagi perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas operasional sehingga seluruh aktivitas usaha berjalan sesuai prinsip keberlanjutan dan mampu menghasilkan produk kelapa sawit yang berkualitas serta berdaya saing tinggi.

Sementara itu, Kepala Bagian SDM & Sistem Manajemen PTPN IV Regional V, Donny Usman, menegaskan bahwa keberhasilan memperoleh Sertifikasi ISPO merupakan hasil penguatan sistem manajemen yang dibangun secara berkelanjutan melalui peningkatan kompetensi sumber daya manusia, penyempurnaan proses bisnis, serta pengendalian yang konsisten di seluruh unit kerja.

> "Perolehan Sertifikasi ISPO menjadi fondasi untuk terus memperkuat budaya kepatuhan di seluruh lini organisasi. Kami akan terus meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, menyempurnakan sistem manajemen, serta memastikan implementasi prinsip-prinsip perkebunan kelapa sawit berkelanjutan berjalan secara konsisten," katanya.

Di sisi lain, Region Head PTPN IV Regional V, Sudarma Bhakti Lessan, menyatakan bahwa keberhasilan meraih tiga Sertifikat ISPO merupakan bukti nyata komitmen perusahaan dalam menerapkan tata kelola perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan, berdaya saing, dan sesuai dengan standar pemerintah.

Menurutnya, sertifikasi tersebut bukan hanya memenuhi aspek regulasi, tetapi juga menjadi instrumen strategis untuk meningkatkan daya saing perusahaan, memperkuat kepercayaan pasar, serta memastikan produk minyak sawit mentah (CPO) yang dihasilkan memenuhi standar keberlanjutan.

Sudarma menambahkan, capaian tersebut menjadi motivasi bagi seluruh unit kerja PTPN IV Regional V untuk terus memperkuat implementasi aspek Environmental, Social, and Governance (ESG) serta memperluas penerapan prinsip-prinsip keberlanjutan di seluruh wilayah operasional.

Dengan diraihnya tiga Sertifikat ISPO tersebut, Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV Regional V semakin memperkuat komitmennya dalam mengembangkan industri kelapa sawit yang produktif, berdaya saing, dan berkelanjutan. Perusahaan optimistis langkah tersebut akan meningkatkan kepercayaan pasar, memperluas akses pasar, serta memperkuat posisi industri kelapa sawit Indonesia di tingkat global.(Adv)*