“Kalau bisa bertahan 49 tahun, tentu harapannya ke depan Permata MHT tetap menjadi rujukan dan contoh yang baik, khususnya bagi masyarakat Betawi yang kini sudah tersebar di seluruh pelosok kota,” ucap Fauzi Bowo.
Senada dengannya, Ketua DPP Permata MHT, Marullah Matali, berharap di usia 49 Permata MHT makin sehat, apalagi sudah difasilitasi sama Pemprov DKI.
Usia Permata MHT yang ke-49 adalah usia yang panjang dan banyak dinamika yang selama ini telah dilewati. Namun, Permata tidak mau merasa lebih hebat dari yang lain meskipun banyak kesempatan Permata bisa untuk melakukannya.
Bahkan, Permata MHT sendiri yang melahirkan Bamus Betawi dengan para tokohnya yaitu Dr H Abdul Syukur atau Bang Adung dan H Sjarief Mustafa.
"Keduanya banyak jasanya bagi Permata, mereka itu jimatnya Permata MHT," jelas Marullah.
Ke depan, Ia berharap bisa mengadakan acara yang lebih besar, tidak hanya jalan santai tapi sepeda santai dari Jakarta Barat hingga Ancol.
"Kebetulan ada Dirut Ancol, tidak sekarang kita adakan, tapi nanti kita buat sepeda santai dengan peserta yang lebih banyak lagi," ucapnya.
Beberapa pengurus Permata MHT lainnya juga tampak hadir antara lain, HM Nuh, Ketua Harian, H Supli Ali, Sekjen, H Hamzah Bendum, H Beky Mardani, Yusron Sjarief, Ketua Pelaksana HUT Permata tahun ini.
Komentar