“Dengan amanah ini, saya menyadari masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Harapannya, kami bisa memberikan percepatan (speed) bagi perkembangan Ancol ke depan,” ujar Syahmudrian dalam konferensi pers di kawasan Ancol, Jakarta, (14/4/2026).
Susunan Pengurus Baru
Berikut susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan yang berlaku efektif sejak penutupan RUPS:
Dewan Komisaris:
Komisaris Utama & Komisaris Independen: Irfan Setiaputra
Komisaris: Suharini Eliawati
Komisaris: Lies Hartono
Komisaris: Sutiyoso
Komisaris Independen: Trisni Puspitaningtyas
Dewan Direksi:
Direktur Utama: Syahmudrian Lubis
Direktur: Cahyo Satriyo Prakoso
Direktur: Daniel Nainggolan
Direktur: Eddy Prastiyo
Direktur: Rahmaniar
Fokus Transformasi: Dari Destinasi ke “Experience”
Manajemen Ancol menilai industri pariwisata dan leisure saat ini mengalami perubahan fundamental. Pengunjung tidak lagi sekadar mencari destinasi, tetapi juga pengalaman (experience), koneksi, dan nilai dari setiap kunjungan.
Karena itu, Ancol menargetkan transformasi besar dengan menggeser fokus bisnis dari sekadar tempat wisata menjadi ekosistem pengalaman terintegrasi.
Adapun beberapa fokus utama ke depan meliputi:
• Meningkatkan nilai (value) per pelanggan, bukan hanya jumlah pengunjung
• Mengoptimalkan aset dan ekosistem bisnis
• Memanfaatkan data sebagai dasar pengambilan keputusan
• Membangun kolaborasi strategis jangka panjang
Selain itu, Perseroan juga terus mendorong inovasi melalui digitalisasi layanan ticketing, peningkatan fasilitas, serta pengembangan konten dan event tematik.
Manajemen menegaskan bahwa transformasi ini bukan hanya strategi bisnis, tetapi juga akan menjadi budaya kerja yang melekat dalam organisasi.
Dengan langkah tersebut, Ancol berharap dapat menjadi destinasi yang lebih relevan, kompetitif, serta memberikan dampak positif bagi masyarakat, pemegang saham, dan masa depan Jakarta. (*/hel)
Komentar