Seputarpublik.com, Banten -- Stunting, salah satu masalah kesehatan masyarakat yang hingga kini masih menjadi tantangan serius dalam penanganannya. hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024, prevalensi stunting nasional tercatat sebesar 19,8%, menurun dari 21,5% pada tahun 2023, namun angka ini masih jauh dari target penurunan menjadi 14% pada tahun 2024. Pada RPJMN 2025-2029, prevalensi stunting tahun 2025 ditargetkan sebesar 18,8% dan turun 1,5 – 2 % per tahun, sehingga berdasarkan keberhasilan stunting pada akhir RPJMN diharapkan mencapai 14,2%. Stunting tidak hanya berdampak pada hambatan pertumbuhan fisik anak, tetapi juga perkembangan kognitif, kesehatan jangka panjang, serta menurunkan produktivitas sumber daya manusia di masa depan.
Seputar Publik / Opini
Saatnya Administrasi Publik Hadir Di Hulu: Pencegahan Stunting Melalui Edukasi Calon Pengantin
Oleh: Ade Yusmuliani Lubis
Ade Yusmuliani Lubis, Mahasiswi Program Studi Magister Administrasi Publik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, (photo ist. 14/9/2025).
Tulis Komentar
Berita Terkait
Baca Juga
Lainnya
Smart Governance Sebuah Keniscayaan untuk Indonesia
Jual Sabu, Pasutri Diamankan Aparat Polres Lombok Tengah Berikut Barang Bukti
PT KPBN Raih Tiga Penghargaan Bergengsi di Forum Keuangan PTPN 2026
PTPN III Perkuat Operasional PTPN I Regional 7, Fokus Dongkrak Produksi dan Efisiensi
Kebun Buah Bekasi Keren Dibuka Dengan Penanaman Perdana Pohon Oleh Wali Kota Tri Adhianto
PTPN IV Regional VII Cetak Mandor Panen Bersertifikat, Perkuat SDM Perkebunan Modern
Sorotan Publik Menguat, BGN Rombak Menu Makan Bergizi Gratis Selama Ramadan
Komentar