Suyudi mengapresiasi kolaborasi antara BNN, Srikandi PDDI, PMI DKI Jakarta, dan masyarakat dalam kegiatan donor darah tersebut.
Menurutnya, keikutsertaan sekitar 250 pendonor bukan sekadar angka, tetapi mencerminkan kepedulian dan solidaritas masyarakat untuk membantu sesama.
“Peringatan Hari Kesaktian Pancasila bukan sekadar ritual historis, melainkan momentum untuk menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila, khususnya kemanusiaan yang adil dan beradab serta keadilan sosial, harus diwujudkan melalui aksi nyata dan semangat gotong royong,” kata Suyudi.
Ia menilai donor darah merupakan salah satu bentuk sederhana penerapan nilai kemanusiaan dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam kesempatan tersebut, Suyudi juga menyampaikan edukasi mengenai perkembangan ancaman narkotika yang dihadapi masyarakat saat ini.
Salah satunya terkait temuan dan maraknya penyalahgunaan narkotika dalam bentuk cair yang diselundupkan melalui perangkat vape atau rokok elektrik.
Suyudi mengajak masyarakat, khususnya keluarga, untuk meningkatkan kewaspadaan serta bersama-sama melindungi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkotika.
Komentar