Beranda
Seputar Publik / Olahraga

Santri Championship 2026 Dimulai, KSMI Aceh Buru Tim Terbaik untuk Berlaga di Depok

Seleksi tingkat Aceh dijadwalkan 9–10 Oktober 2026, dengan tim terpilih dipersiapkan mewakili Aceh pada kompetisi nasional di Depok, Jawa Barat.
Pengurus KSMI Aceh mematangkan persiapan Santri Championship 2026 di Banda Aceh sebagai ajang seleksi tim santri yang akan mewakili Aceh di tingkat nasional. Pengurus KSMI Aceh mematangkan persiapan Santri Championship 2026 di Banda Aceh sebagai ajang seleksi tim santri yang akan mewakili Aceh di tingkat nasional.

Seputarpublik.com || BANDA ACEH, – Perburuan tiket menuju panggung kompetisi nasional segera dimulai. Komite Sepakbola Mini Indonesia (KSMI) Provinsi Aceh menyiapkan Santri Championship 2026 di Banda Aceh sebagai ajang kompetisi sekaligus seleksi untuk menjaring tim santri terbaik yang akan membawa nama Aceh ke tingkat nasional.

Persiapan turnamen ditandai dengan rapat perdana pengurus KSMI Aceh yang berlangsung di Banda Aceh, Sabtu (3/10/2026).

Rapat tersebut membahas sejumlah agenda penting, mulai dari persiapan pelaksanaan Santri Championship 2026, penjaringan peserta, mekanisme seleksi, hingga kesiapan tim yang nantinya dikirim untuk mewakili Aceh di Depok, Jawa Barat.

Seleksi Aceh Dijadwalkan 9–10 Oktober

Ketua KSMI Aceh, Muktarrudin Usman, SE., mengatakan Santri Championship 2026 menjadi bagian dari proses pembinaan sekaligus penjaringan talenta sepakbola mini di kalangan santri.

“Kami dari KSMI Aceh akan melaksanakan Santri Championship 2026 di Kota Banda Aceh. Nantinya, para pemenang akan mewakili Aceh untuk bertanding di Depok, Jawa Barat, pada 28–31 Oktober 2026,” kata Muktarrudin.

Menurutnya, seleksi tingkat Aceh dijadwalkan berlangsung pada 9–10 Oktober 2026. Dengan waktu persiapan yang relatif singkat, pengurus KSMI Aceh langsung bergerak melakukan penjaringan calon peserta.

KSMI Aceh akan menyurati sejumlah dayah dan pesantren di wilayah Banda Aceh dan Aceh Besar untuk mengikuti Santri Championship 2026.

Para peserta nantinya akan mendapatkan kesempatan untuk menunjukkan kemampuan terbaik dalam kompetisi sepakbola mini dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas.

“Segera kita akan memanggil peserta seleksi. Insya Allah Senin lusa akan kita layangkan surat,” ujarnya.

Technical Meeting Digelar Sebelum Kompetisi

Sebelum pertandingan dimulai, technical meeting (TM) peserta dijadwalkan berlangsung pada Rabu (7/10/2026) di Sekretariat KSMI Aceh.

Pertemuan tersebut menjadi bagian penting dalam persiapan kompetisi untuk menyamakan pemahaman mengenai teknis pertandingan, peserta, serta ketentuan yang berlaku selama turnamen.

Dari rangkaian seleksi tersebut, KSMI Aceh akan menyiapkan tim terbaik untuk tampil pada kompetisi tingkat nasional di Depok.

Karena itu, Santri Championship 2026 tidak hanya menjadi arena pertandingan, tetapi juga menjadi wadah bagi talenta-talenta muda dari dayah untuk mendapatkan pengalaman kompetisi dan kesempatan berprestasi di tingkat yang lebih luas.

Konsolidasi Pengurus KSMI Aceh

Rapat perdana tersebut sekaligus menjadi momentum konsolidasi awal kepengurusan KSMI Aceh.

Para pengurus membahas pembagian tugas serta kesiapan teknis agar seluruh rangkaian kegiatan Santri Championship 2026 dapat berlangsung secara terarah.

Dalam kesempatan yang sama, KSMI Aceh juga melakukan penyerahan seragam pengurus.

Ketua KSMI Aceh Muktarrudin Usman menyerahkan seragam kepada Sekretaris KSMI Aceh Muhammad Zubir, SH., MH., dan Bendahara KSMI Aceh Mariadi, ST., MM.

Penyerahan seragam tersebut menjadi bagian dari penguatan kebersamaan sekaligus identitas kepengurusan KSMI Aceh dalam menjalankan berbagai agenda organisasi, termasuk persiapan Santri Championship 2026.

Targetkan Tim Terbaik Wakili Aceh

Muktarrudin berharap seluruh pengurus dapat bekerja bersama dalam mempersiapkan kompetisi tersebut.

Ia juga berharap Santri Championship 2026 dapat menjadi wadah bagi para santri untuk mengembangkan kemampuan, membangun pengalaman bertanding, serta memperluas kesempatan berprestasi melalui cabang sepakbola mini.

“Kita ingin kompetisi ini berjalan dengan baik dan sportif. Yang paling penting, kita mendapatkan tim terbaik untuk mewakili Aceh di tingkat nasional,” katanya.

Dengan waktu pelaksanaan yang semakin dekat, KSMI Aceh mulai mematangkan seluruh tahapan persiapan.

Surat kepada dayah dan pesantren segera dilayangkan, technical meeting disiapkan, sementara proses seleksi pemain dan tim diarahkan untuk menghasilkan wakil Aceh yang siap tampil di Depok.

Dari Banda Aceh, perburuan tiket menuju panggung nasional dimulai. Santri Championship 2026 diharapkan menjadi ruang bagi lahirnya talenta-talenta sepakbola mini Aceh sekaligus menjadi langkah awal menuju persaingan di tingkat nasional.

*Penulis: Redaksi Seputar Publik