Seputar Publik / Gaya Hidup

Sering Merasa Lelah Setelah Bangun Tidur? Bisa Jadi Ini 7 Penyebabnya

  • Pengaruh Kafein atau Alkohol

Rasa lelah yang muncul ketika bangun tidur juga kerap muncul setelah mengkonsumsi alkohol atau kafein secara berlebihan. Alkohol memang dapat membuat seseorang mudah tertidur. Tapi, zat tersebut juga mengakibatkan reaksi negatif yakni memperburuk kualitas tidur.
Demikian pula ketika Anda mengkonsumsi kafein secara berlebihan. Di samping membuat tubuh merasa lelah, kafein juga meningkatkan frekuensi berkemih sehingga Anda cenderung lebih sering buang air kecil.

  • Paparan Sinar Biru (Blue Light)

Sianr biru (blue light) biasa muncul dari laptop, ponsel, televisi hingga lampu. Paparan sinar biru ini di tengarai menekan sekresi hormon melatonin yang mengatur ritme sirkadian tubuh. Apabila sekresi hormon tersebut terganggu, tubuh pun sulit terlelap. Alhasil tubuh akan merasa lelah dan kurang bugar saat bangun.

  • Depresi dan Gangguan Kecemasan

Depresi dan gangguan kecemasan menjadi dua penyebab kelelahan kronis. Biasanya, depresi maupun anxiety disorder di derita oleh orang berusia 15-30 tahun tapi tak menutup kemungkinan orang lanjut usia juga merasakannya.
Peningkatan level depresi maupun kecemasan dapat mempengaruhi pola tidur bahkan membuat Anda sulit tidur nyenyak. Dampak dari dua hal tersebut bisa berupa rasa lelah yang tak kunjung hilang meski sudah tidur, hingga merasa sedih tanpa alasan yang berlarut-larut.

Tulis Komentar

Komentar