Seputar Publik / Berita

Survei IDM untuk Pilkada Kaltim, Petahana Hanya Raih 31,6 Persen, Penantang 62,6 Persen

IDM juga melakukan survei pemetaan sikap dan perilaku calon pemilih untuk mengukur tingkat elektabilitas dua pasangan calon Gubernur dan bakal calon wakil Gubernur di Pilkada Kalimantan Timur (Kaltim). Dikatakan, dari hasil temuan survei ada empat masalah besar menurut warga Kaltim mendesak untuk diselesaikan.

Di mana selama 5 Tahun terakhir tidak dapat atau kurang optimal diselesaikan petahana. Di antaranya pertama harga-harga kebutuhan pokok mahal menjadi masalah yang mendesak terbesar menurut 27,8 persen responden.

“Kedua, susah mencari lapangan pekerjaan menurut 27,6 persen responden, ketiga, kondisi jalan rusak di Kaltim menurut 23,4 persen responden. Kemudian masalah biaya pendidikan mahal menurut 21,2 persen responden,” kata Heru.

Hal lain, Heru menerangkan, survei IDM mengambarkan rendahnya elektabilitas pasangan Isran Noor – Hadi Mulyadi sebagai Incumbent selama menjabat tidak mampu mewujudkan janji-janji politik yang telah mereka buat ketika masa kampanye sebelum terpilih.

“Padahal, janji-janji manis itulah yang dulunya mampu memikat para pemilih. Sementara pada masa menjabat selama satu periode, janji-janji tesebut sama sekali tidak ditunaikan,” kata Heru.

Tentu, lanjut Heru, hal inilah yang menjadikan masyarakat tidak simpatik terhadap incumbent. Karena itu, Heru merinci, faktor kegagalan incumbent dalam pertarungan pilkada.

Tulis Komentar

Komentar