Sehingga, kesimpulan debat perdana telah menjadi tonggak penting dalam kampanye pasangan Bursah Zarnubi-Widia Ningsih. Penampilan kuat mereka tidak hanya meningkatkan visibilitas, tetapi juga memperkuat posisi mereka sebagai pesaing serius dalam pemilihan yang akan datang.
“Seiring berjalannya kampanye, menjaga momentum ini akan menjadi kunci untuk mengubah tren kenaikan ini menjadi suara nyata di hari pemilihan,” ujar Togu.
Karena itu, menurut Togu, rekomendasi untuk memanfaatkan tren positif ini, kampanye harus fokus pada strategi di antaranya mempertahankan keterlibatan pemilih dan terus memanfaatkan media sosial dan penampilan publik untuk menjaga agar pemilih tetap terlibat dan terinformasi.
Kemudian, menyoroti Isu-isu utama, menekankan poin-poin kuat dari debat dalam kampanye berikutnya, terutama pada area yang mendapatkan tanggapan paling positif, dan memperluas upaya pendekatan.
“Lalu, melibatkan pemilih yang masih ragu melalui acara-acara komunitas dan kampanye yang terfokus untuk mengubah minat menjadi komitmen memilih,” ujarnya.
Dijelaskan, LKPI melakukan survei mulai 9-17 November 2024 disaat pra debat dan pascadebat ke tiga pasangan Cabup dan Cawabup Lahat dengan mengambil sampel 1.480 responden. Mereka tersebar secara proporsional di 24 kecamatan.
“Penarikan sampel survei itu dilakukan dengan metode multistage random sampling, dengan tingkat kepercayaan 95 persen, sementara toleransi kesalahan atau margin of error sebesar +/- 2,54 persen,” jelasnya.
(Zarkasi)
Komentar