Namun demikian, lanjut Togu, dalam survei ditemukan terjadi perbedaan yang cukup menyolok dalam tingkat kemantapan pilihan terhadap dua pasang calon gubernur dan wakil gubernur Kaltim. Di mana sebanyak 83,8% pemilih mantap memilih pasangan calon Rudy Masud-Seno Aji kemudian pasangan calon Isran Noor-Hadi Mulyadi mantap dipilih oleh 52,8% responden.
Menurut Togu, dengan perbedan Tingkat Elektabilitas yang cukup jauh di atas 20% antara Paslon Rudy Masud -Seno Aji dengan Paslon Petahana Isran Noor -Hadi Mulyadi, maka petahana berpotensi kalah. Ini mengambarkan juga preferensi politik masyarakat Kaltim yang ingin adanya kepemimpinan baru.
“Dengan harapan akan banyak perubahan terhadap kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kaltim,” kata Togu.
Dijelaskan, survei melibatkan sebanyak 1780 responden dengan tingkat kepercayaan 95%, margin of error sebesar 2,32%. Responden direkrut secara acak dengan kriteria pria atau wanita, berusia 17-75 tahun.
“Selain itu, tinggal/menetap sehari-hari di wilayah Kalimantan Timur dengan ber-KTP Kalimantan Timur yang tersebar di 7 kabupaten dan 3 kota. Survei ini dilakukan sejak tanggal 18-28 September 2024,” pungkasnya.
(*/Ahmad Zarkasi)
Komentar