Seputarpublik.com, SEMARANG – Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik Sudaryati Deyang, menegaskan pihaknya tidak anti kritik terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Bahkan, BGN mendorong masyarakat untuk aktif melaporkan apabila menemukan menu MBG yang dinilai tidak layak.
Menurut Nanik, unggahan masyarakat di media sosial terkait Makan Bergizi Gratis (MBG), dapat menjadi alat kontrol publik yang efektif, mengingat keterbatasan pengawasan internal BGN di lapangan.
“Kami sangat terbantu kalau masyarakat mengunggah menu MBG. Tapi tolong disebutkan sekolahnya di mana, SPPG desa mana, kecamatan dan kabupaten mana. Hari itu juga kami tindak lanjuti,” ujar Nanik usai menghadiri Rapat Koordinasi Pelaksanaan MBG di Gedung Gradhika Bakti Praja, Kompleks Kantor Gubernur Jawa Tengah, Semarang, Selasa (3/3/2026).
Pengawas Terbatas, Dapur Capai Puluhan Ribu
Saat ini, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi secara nasional telah mencapai lebih dari 24 ribu dapur dan ditargetkan meningkat menjadi sekitar 30 ribu dapur.
Namun, jumlah tersebut tidak sebanding dengan kapasitas pengawasan BGN.
Komentar