“Melalui wading test mobil ini mampu mengarungi air, cukup aman untuk di Jakarta yang sering banjir, dan berkat ground clearance setinggi 190 mm mobil ini mampu mengatasi kondisi jalan yang beragam, memiliki pelat cangkang baja yang kuat di bawah baterai untuk melindunginya,” Zeng menjelaskan.
Chery Omoda E5 dibekali dengan baterai berkapasitas 61 kWh, dan memiliki jarak tempuh 430 km, menurut metode standar WLTC (Worldwide harmonized Light Vehicles Test Procedure). Sementara bila diukur menggunakan standar NEDC (New European Driving Cycle) Omoda E5 mampu menempuh jarak hingga 505 km.
Dengan tenaga maksimum yang ditawarkan mencapai 204 Horse power (Hp) atau 150 kilowatt (kW), mobil listrik ini diklaim mendukung pengisian daya cepat dari 30 persen menjadi 80 persen dalam waktu 28 menit.
Sebagai perbandingan, Hyundai IONIQ 5 dengan tipe Standard Range, hanya mampu menempuh jarak 384 km, dengan kapasitas baterai sebesar 58 kWh.
Memang, untuk Hyundai tipe Long Range, memiliki jarak tempuh sekitar 481 km, dengan kapasitas baterai 72,5 kWh. Namun, model ini memiliki harga jual yang cukup tinggi, dan telah tembus Rp790 jutaan.
Sedangkan Chery Omoda E5, meskipun harga resminya belum terungkap, beberapa sales person di diler Chery menyebut mobil ini dijual pada kisaran Rp499 juta – Rp510 juta
Komentar