
Selain itu, ada BLC Token, aset langka berbasis jaringan Solana dengan suplai terbatas seperti Bitcoin, yang memberikan potensi nilai tinggi bagi para pemiliknya. LUMA Token digunakan sebagai gas fee dalam platform Lumadex.Finance, mendukung efisiensi dan kelancaran transaksi digital. Sementara BRICS GOLD Token menawarkan instrumen investasi berbasis referensi harga emas dunia secara real-time, menghadirkan kestabilan nilai bagi investor yang mencari instrumen jangka panjang berbasis aset riil.
Semua teknologi ini dikembangkan di Indonesia, dengan pengujian langsung melalui komunitas yang sudah tersebar di berbagai wilayah, termasuk Jawa, Sumatera, Kalimantan, serta sejumlah negara seperti Malaysia, Vietnam, dan Taiwan.
“Teknologi ini adalah karya anak bangsa. Kami tidak menunggu investor besar datang, kami bangun dari komunitas dan kebutuhan nyata,” tambah Teungku Raju.
Langkah ini dinilai selaras dengan visi pemerintah tentang pentingnya hilirisasi digital. Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka dalam beberapa forum menyampaikan bahwa Indonesia harus mampu menjadi produsen teknologi digital, bukan hanya pasar. Visi ini kini mulai terwujud, bukan dari perusahaan raksasa, tapi dari gerakan komunitas berbasis rakyat.
Perdagangan perdana PSNG Token dijadwalkan dimulai 27 Juli 2025 di bursa aset digital nasional Lumadex.Finance pada 27 Juli 2025.
"Ini bukan hanya peluncuran token, tetapi simbol dari semangat baru kedaulatan teknologi dimulai dari bawah, dari rakyat untuk rakyat," pungkasnya.(red)
Komentar