Dalam drama dari titik putih, Indonesia tampil tenang.
Kevin Diks, Dean James, Elkan Baggott, dan Shayne Pattynama sukses menjalankan tugas sebagai eksekutor. Keempat tendangan penalti Indonesia berhasil masuk ke gawang Thailand.
Sebaliknya, Thailand hanya mampu mencetak dua gol dari empat kesempatan.
Sarach Yooyen gagal setelah tendangannya membentur tiang. Kesempatan Thailand kemudian berakhir setelah eksekusi Nattapong Sayriya berhasil ditepis kiper Indonesia, Emil Audero.
Indonesia akhirnya menang 4-2 dalam adu penalti dan memastikan diri sebagai juara FIFA ASEAN Cup 2026.
Para pemain Garuda langsung merayakan kemenangan tersebut. Dari tribun SUGBK, para pendukung Indonesia menyambut keberhasilan itu dengan sorak-sorai.
Trofi FIFA ASEAN Cup 2026 pun resmi menjadi milik Indonesia.
Penantian Panjang Garuda Berakhir
Gelar ini memiliki arti penting bagi perjalanan sepak bola Indonesia. Keberhasilan tersebut menjadi trofi internasional senior pertama Indonesia di luar capaian emas SEA Games dan sekaligus menandai lahirnya juara pertama dalam sejarah FIFA ASEAN Cup.
Komentar