Pada tahun ini, sebanyak 1.974 mahasiswa akan melaksanakan pengabdian di 100 lokasi, yang terdiri atas 82 desa dan 18 kelurahan di enam kabupaten/kota di Provinsi Banten. Melalui berbagai program yang telah disiapkan, mahasiswa diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat sesuai dengan kebutuhan di masing-masing wilayah.
Pelepasan mahasiswa KKM merupakan agenda resmi universitas sebagai bentuk penyerahan mahasiswa kepada masyarakat sebelum menjalankan program pengabdian di lokasi penempatan. Selain bersifat seremonial, kegiatan ini juga menjadi momentum pembekalan, penguatan karakter, dan penyampaian arahan agar mahasiswa siap menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.
Universitas Bina Bangsa menegaskan bahwa pelaksanaan KKM tidak hanya bertujuan mengaplikasikan ilmu pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan, tetapi juga membentuk kepedulian sosial, jiwa kepemimpinan, kemampuan berkolaborasi, serta keterampilan dalam membantu menyelesaikan berbagai persoalan di tengah masyarakat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Universitas Bina Bangsa. Selanjutnya, para pimpinan universitas dan tamu undangan menyampaikan sambutan serta pesan kepada seluruh peserta KKM agar senantiasa menjaga nama baik almamater, menjunjung tinggi etika, dan mengimplementasikan ilmu pengetahuan secara bertanggung jawab demi kemajuan masyarakat.
Sebagai simbol dimulainya pengabdian, dilakukan penyematan atribut KKM Tahun 2026 kepada perwakilan mahasiswa oleh Ketua Dewan Pembina Yayasan Universitas Bina Bangsa bersama Staf Ahli Gubernur Banten.
Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama antara pimpinan universitas, tamu undangan, dosen pembimbing lapangan, dan seluruh peserta KKM sebagai simbol kebersamaan serta semangat pengabdian kepada masyarakat.
Melalui pelaksanaan KKM Tahun 2026, Universitas Bina Bangsa berharap seluruh mahasiswa dapat menjadi agen perubahan yang mampu mengimplementasikan ilmu pengetahuan, menghadirkan inovasi, serta menjalankan setiap program kerja secara optimal sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di lokasi pengabdian masing-masing.(Red)*
Komentar