Seputar Publik Kota Bekasi - Viral di medsos dua preman pasar sedang beraksi memalak pedagang sayur, bahkan, mengacak-acak dagangan pedagang di Pasar Baru di Jalan Ir. H. Juanda Kota Bekas, hingga berantakan.
Aksi dua preman yang mengenakan kaos berwarna merah dan hitam itu menurut informasi direkam video oleh korban yang terlihat ketakutan tidak bisa berbuat apa-apa saat para pelaku melarangnya berjualan, bahkan pelaku mengancamnya jika tidak menuruti permintaan kedua pria tersebut.
Rekaman Video tersebut kemudian diunggah melalui akun TikTok @ceritabekasi, disertai tulisan keterangan yang meminta aparat menindak tegas premanisme di area pasar.
"Kami pedagang sayur kecil sering dimintai uang Rp 2.000–Rp 5.000 tergantung permintaan premannya. Kalau tidak diberi, kami dimarahi, dilarang jualan, bahkan ditandai dan tidak boleh jualan lagi keesokan harinya,” demikian bunyi tulisan di unggahan tersebut.
Berdasarkan rekaman video tersebut, Polres metro Bekasi langsung bergerak cepat memburu pelaku dan membekuknya lantaran aksinya meresahkan masyarakat, terutama pedagang di Pasar Baru.
“Dua pelaku sudah kita amankan oleh satuan unit Reskrim di kontrakannya tadi pagi, dan kedua pelaku ini saat ini sedang proses pemeriksaan. Untuk kedua orang ini setelah kita tes urine, hasil nya fositip memakai sabu,” tegas Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota Kompol Binsar Hatorangan ,Jumat (04/04/2025).
Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota menyeburkan, dari aksi pemalakan, pelaku perhari bisa meraup uang 150 Ribu rupiah, aktivitas ini berlangsung dari mulai hari senin hingga minggu.
"Kalau dijumlahkan perbulan hasil aksinya mencapai 4 juta lebih, dan digunakan untuk kepentingan sehari-hari,” ucap Kasat Binsar
(*/AZ)