Seputarpublik.com, PANGALENGAN — PT Perkebunan Nusantara I sebagai subholding dari Holding Perkebunan Nusantara menyelenggarakan ajang Walini Pangalengan Cross Country 2026 di kawasan Kebun Malabar, Minggu (12/4/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam mendorong pengembangan sport tourism sekaligus memperkuat komitmen pelestarian lingkungan di Jawa Barat.
Berlokasi di ketinggian sekitar 1.500 mdpl, udara sejuk Kebun Malabar menyambut ribuan pelari dari berbagai komunitas, termasuk BUMN Runners dan komunitas lari dari Bandung, Jabodetabek, hingga berbagai daerah lainnya. Para peserta ditantang menaklukkan rute lintas alam yang memadukan panorama kebun teh dengan jalur teknis berbatu.
Ajang yang dimulai pukul 07.00 WIB ini tidak hanya menjadi kompetisi olahraga, tetapi juga wujud komitmen PT Perkebunan Nusantara I dalam membangun ekosistem sport tourism yang berkelanjutan.
Persaingan berlangsung ketat di lintasan kaki Pegunungan Malabar. Pada kategori 12K Putra, Dikki Abdul Majid keluar sebagai juara, disusul Farhan Abdul Latif dan Muhammad Gufron. Sementara di kategori 12K Putri, Ai Kusmiati meraih posisi pertama, diikuti Syahidah Rohyani dan Yunita.
Untuk kategori 8K, Khoerul Anwar menjadi juara di sektor putra, sedangkan Gina Fitriani unggul di sektor putri. Keberhasilan para peserta ini menegaskan potensi Pangalengan sebagai destinasi sport tourism sekaligus wadah pembinaan atletik.
Di sela kegiatan, perusahaan juga menggelar aksi penanaman 1.000 bibit pohon sebagai bentuk komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan. Kegiatan ini melibatkan manajemen serta para peserta lomba.
Direktur Utama PT Perkebunan Nusantara I, Teddy Yunirman Danas, menyampaikan bahwa langkah tersebut merupakan upaya strategis dalam menjaga kelestarian kawasan Pangalengan, mencegah risiko banjir dan longsor, serta mendukung keberlanjutan ekosistem perkebunan.
“Sinergi antara olahraga dan aksi lingkungan ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial perusahaan yang berdampak langsung bagi masyarakat. Kami juga menyiapkan program beasiswa bagi atlet muda berprestasi sebagai investasi jangka panjang,” ujarnya.
Kegiatan yang diselenggarakan bersama IdeaRun dan komunitas 2230 ini turut mendapat apresiasi dari berbagai pemangku kepentingan, termasuk jajaran manajemen regional dan unsur Forkopimcam Pangalengan.
Dengan berakhirnya ajang ini, Walini Pangalengan Cross Country 2026 tidak hanya mencatat prestasi olahraga, tetapi juga memperkuat komitmen terhadap pelestarian lingkungan serta pengembangan potensi generasi muda di bidang atletik.(Adv)*