Seputar Publik / Berita

125 Truk Bawa 500 Ribu Genteng, Mendagri dan Menteri PKP Lepas Program Gentengisasi di Purwakarta

Program gentengisasi diarahkan untuk mendukung kebutuhan perumahan sekaligus menggerakkan UMKM dan sentra produksi genteng di berbagai daerah.
Mendagri Muhammad Tito Karnavian bersama Menteri PKP Maruarar Sirait melepas 125 truk yang mengangkut 500 ribu genteng dari Plered, Purwakarta, Jawa Barat, Jumat (2/10/2026). Mendagri Muhammad Tito Karnavian bersama Menteri PKP Maruarar Sirait melepas 125 truk yang mengangkut 500 ribu genteng dari Plered, Purwakarta, Jawa Barat, Jumat (2/10/2026).

Genteng Dinilai Mendukung Kenyamanan Hunian

Tito mengatakan penggunaan genteng memiliki sejumlah keunggulan dari sisi kenyamanan hunian. Menurutnya, genteng dapat membantu menahan panas dan tidak menimbulkan suara bising ketika hujan.

Hal tersebut, lanjutnya, juga sejalan dengan gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI) yang kerap disampaikan Presiden Prabowo.

Selain itu, penggunaan genteng tanah liat dinilai berkaitan dengan karakter arsitektur Indonesia yang telah berkembang sejak lama.

“Bapak Presiden ingin agar rumah ini bagusnya dikasih genteng. Tahu enggak kenapa? Satu, adem. Bener nih, adem. Karena genteng tahan panas, tengah-tengahnya ada aliran udara dibanding seng,” katanya.

Dorong UMKM dan Sentra Produksi Genteng

Mendagri menambahkan, peningkatan penggunaan genteng berpotensi mendorong permintaan terhadap produk dari daerah-daerah sentra produksi.

Ia menyebut Jawa Barat sebagai salah satu sentra produksi genteng, dengan sekitar 87 persen rumah di wilayah tersebut telah menggunakan genteng.

Tulis Komentar

Komentar