Beranda
Seputar Publik / Berita

215 Mahasiswa FKIP UNDHARI Resmi Dilepas Jalani PLP, Elviana: Calon Guru Harus Kompeten, Berkarakter, dan Berakhlak Mulia

Pembekalan Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) menjadi momentum bagi mahasiswa FKIP Universitas Dharmas Indonesia untuk mengasah kompetensi pedagogik, profesionalisme, serta memperkuat karakter dan akhlak sebagai calon pendidik masa depan.
Sebanyak 215 mahasiswa FKIP Universitas Dharmas Indonesia (UNDHARI) resmi dilepas mengikuti Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) 2026 sebagai langkah nyata mencetak calon guru profesional, berkarakter, dan berakhlak mulia. Sebanyak 215 mahasiswa FKIP Universitas Dharmas Indonesia (UNDHARI) resmi dilepas mengikuti Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) 2026 sebagai langkah nyata mencetak calon guru profesional, berkarakter, dan berakhlak mulia.

Seputarpublik.com || DHARMASRAYA – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Dharmas Indonesia (UNDHARI) secara resmi melepas 215 mahasiswa peserta Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) pada Rabu (5/8/2026) di Dara Jingga Convention Center Kampus UNDHARI. Program ini menjadi tahap penting bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu kependidikan secara langsung di sekolah dan madrasah sebagai bekal menjadi guru yang profesional, berkarakter, dan berakhlak mulia.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Pendiri dan Pembina Yayasan Amanah Ampang Kuranji sekaligus Pimpinan Komite IV DPD RI, Dr. Hj. Elviana, M.Si., Plh. Rektor UNDHARI Assoc. Prof. Dr. Amar Salahuddin, M.Pd., Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Dharmasraya Boby Perdana Riza, S.STP., M.Si., Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Dharmasraya H. Masdan, S.Ag., M.A., para Wakil Rektor, Dekan FKIP, Ketua Program Studi, dosen, serta kepala sekolah dan kepala madrasah mitra.

Dalam sambutannya, Dekan FKIP UNDHARI menegaskan bahwa PLP merupakan tahapan strategis dalam membentuk calon pendidik yang mampu mengintegrasikan kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian di lingkungan sekolah.

Ia berharap mahasiswa memanfaatkan kesempatan tersebut sebagai ruang belajar nyata untuk mengembangkan kapasitas diri sekaligus memperkuat komitmen sebagai pendidik masa depan.

Sementara itu, Plh. Rektor UNDHARI, Assoc. Prof. Dr. Amar Salahuddin, M.Pd., mengajak seluruh peserta menjadikan PLP sebagai momentum belajar, mengabdi, dan membangun kepercayaan masyarakat terhadap profesi guru.

Ia juga mengingatkan mahasiswa agar senantiasa menjaga nama baik almamater, menjunjung tinggi etika akademik dan profesi, menghormati guru pamong, serta mampu beradaptasi dengan budaya sekolah tempat mereka melaksanakan praktik.

Elviana: Guru Harus Menjadi Teladan, Bukan Sekadar Mengajar

Pesan utama dalam kegiatan ini disampaikan oleh Dr. Hj. Elviana, M.Si. Menurutnya, keberhasilan sebuah perguruan tinggi tidak hanya diukur dari jumlah lulusan, tetapi dari kualitas sumber daya manusia yang dihasilkan.

> "FKIP UNDHARI harus terus melahirkan lulusan yang cerdas, kompeten, berkarakter, dan berakhlak mulia. Kecerdasan akademik harus berjalan seiring dengan pembentukan moral, etika, integritas, dan keteladanan karena guru merupakan sosok yang akan membentuk karakter generasi penerus bangsa," tegas Elviana.

Ia menekankan bahwa profesi guru tidak hanya bertugas mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi juga mendidik, membimbing, dan menjadi teladan dalam setiap sikap maupun tindakan.

Karena itu, mahasiswa peserta PLP diharapkan mampu menunjukkan disiplin, tanggung jawab, etika, profesionalisme, serta akhlak mulia selama menjalankan praktik di sekolah maupun madrasah.

Elviana juga menegaskan komitmen Yayasan Amanah Ampang Kuranji untuk terus mendukung peningkatan mutu pendidikan di UNDHARI melalui penguatan kualitas sumber daya manusia.

Ia berharap seluruh mahasiswa mampu memanfaatkan PLP sebagai kesempatan memperkaya pengalaman, meningkatkan kompetensi, serta menjadi representasi lulusan FKIP UNDHARI yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Kolaborasi dengan Sekolah Perkuat Kompetensi Mahasiswa

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Dharmasraya, Boby Perdana Riza, S.STP., M.Si., mengapresiasi kemitraan yang telah terjalin antara FKIP UNDHARI dengan sekolah-sekolah di Kabupaten Dharmasraya.

Menurutnya, kehadiran mahasiswa PLP tidak hanya menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa, tetapi juga diharapkan membawa inovasi serta semangat baru dalam proses pembelajaran di sekolah.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan ceramah ilmiah yang disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Dharmasraya, H. Masdan, S.Ag., M.A.

Dalam ceramahnya, ia mengajak mahasiswa memaknai profesi guru sebagai bentuk pengabdian yang memerlukan ilmu, keikhlasan, integritas, dan akhlak mulia.

> "Guru yang hebat bukan hanya mampu mencerdaskan peserta didik, tetapi juga menjadi teladan yang menghadirkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan bermasyarakat," ujarnya.

Melalui pelepasan dan pembekalan PLP ini, FKIP Universitas Dharmas Indonesia kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak calon pendidik yang unggul, profesional, adaptif, berkarakter, dan berakhlak mulia.

Bekal yang diperoleh selama kegiatan diharapkan menjadi fondasi bagi 215 mahasiswa untuk menjalankan praktik di sekolah dan madrasah serta memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan mutu pendidikan di Indonesia.(Red)*