Seputarpublik.com || BANDUNG — Sebanyak 278 atlet dari unsur TNI, Polri, dan masyarakat umum dari berbagai daerah di Indonesia mulai bersaing memperebutkan Piala Panglima TNI 2026 serta total hadiah senilai Rp500 juta dalam Open Tournament cabang olahraga bulu tangkis.
Turnamen tersebut resmi dibuka di Gedung Olahraga (GOR) Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (2/9/2026), sebagai bagian dari rangkaian kegiatan menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI.
Kejuaraan ini menjadi ajang kompetitif bagi para atlet untuk menguji kemampuan sekaligus mempererat silaturahmi, menjunjung tinggi sportivitas, serta membuka peluang munculnya bibit-bibit unggul bulu tangkis nasional.
Ketua Panitia Open Tournament Piala Panglima TNI, Kolonel Tek Taufik Yulianto A., S.T., mengatakan tingginya jumlah peserta menunjukkan antusiasme yang besar terhadap penyelenggaraan turnamen tersebut.
Dari total 278 peserta, sebanyak 82 peserta berasal dari unsur TNI dan Polri, sementara 196 peserta lainnya berasal dari kategori umum. Para peserta datang dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk klub Jaya Raya serta sejumlah klub bulu tangkis dari wilayah Bandung.
Besarnya total hadiah yang mencapai sekitar Rp500 juta turut meningkatkan daya saing dalam turnamen tersebut. Para atlet dituntut menampilkan kemampuan teknik, strategi, dan daya juang terbaik, dengan tetap mengedepankan sportivitas selama pertandingan.
Kehadiran peserta dari berbagai daerah diharapkan menjadikan Open Tournament Piala Panglima TNI 2026 sebagai salah satu ruang kompetitif untuk mengukur kemampuan atlet sekaligus menemukan potensi-potensi baru yang dapat berkembang menuju level nasional maupun internasional.
Usung Semangat Prestasi Olahraga Indonesia
Wakil Komandan Koharmatau, Marsekal Pertama TNI Andy S. Pambudi, yang hadir membacakan amanat tertulis Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, menegaskan bahwa Open Tournament Piala Panglima TNI mengusung tema “Prestasi Olahraga TNI, Prestasi Olahraga Indonesia.”
Menurutnya, turnamen tersebut tidak hanya diarahkan untuk mempererat kebersamaan antara TNI, Polri, dan masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pembinaan olahraga nasional.
Upaya tersebut dilakukan melalui peningkatan kualitas atlet, pencarian bibit berprestasi, serta penguatan komunikasi dan soliditas antarpengurus olahraga, baik di tingkat pusat maupun daerah.
Bandung Jadi Tuan Rumah
Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada Kota Bandung sebagai tuan rumah penyelenggaraan turnamen dalam rangka HUT ke-81 TNI.
Menurut Erwan, kehadiran ratusan peserta yang berasal dari unsur TNI-Polri, masyarakat umum, serta klub dari berbagai daerah membuka peluang bagi lahirnya atlet-atlet potensial yang nantinya dapat memperkuat daerah masing-masing, termasuk Jawa Barat, dalam berbagai ajang olahraga tingkat nasional.
Ia berharap Piala Panglima TNI 2026 tidak berhenti sebagai sebuah kompetisi, tetapi juga menjadi momentum bagi lahirnya generasi atlet bulu tangkis profesional yang kelak mampu mengharumkan nama Jawa Barat dan Indonesia di kancah internasional.
Dengan mempertemukan peserta dari berbagai latar belakang dan daerah, Open Tournament Piala Panglima TNI 2026 diharapkan dapat memberikan ruang kompetisi yang sehat sekaligus mendorong peningkatan prestasi olahraga bulu tangkis Indonesia.(Red)*