“Sebagian besar responden (38,7%) melaporkan melihat iklan di jalan, 24,2% di media sosial, sementara 37,1% mengaku tidak melihat iklan sama sekali. Ketika ditanya tentang kesan mereka terhadap iklan-iklan tersebut, 70,1% responden merasakan kinerja positif Tri Adhianto dan banyak mendengar nama beliau sebagai Walikota Bekasi,” kata Heru.
“Sementara itu, sebanyak 16,1% merasakan sepak terjang Heri Koswara, dan 1,2% mengetahui tentang Uu Saeful sebagai Kadis Pendidikan,” imbuhnya.
Ketika diminta untuk menilai pasangan calon yang dianggap mampu menyelesaikan masalah dan memenuhi kebutuhan masyarakat Kota Bekasi, hasilnya sebanyak 64,9% responden memilih pasangan Tri Adhianto-Harris Bobihoe.
Pasangan Heri Koswara-Sholihin hanya mendapatkan penilaian dari 29,2% responden, sedangkan pasangan Uu Saeful Mikdar-Nurul Sumarheni hanya mendapat 7,2% penilaian.
Lebih lanjut, IDM juga melakukan simulasi pemungutan suara tertutup menggunakan kartu suara. Perihal ini, responden diminta untuk memilih pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota untuk periode 2024-2029.
Hasil survei menunjukkan bahwa pasangan Tri Adhianto-Harris Bobihoe unggul dengan tingkat keterpilihan mencapai 54,1%.
Pasangan Heri Koswara-Sholihin dipilih oleh 32,1% responden, sedangkan pasangan Uu Saeful Mikdar-Nurul Sumarheni hanya mendapatkan 3,7%. sementara sebanyak 10,1% responden memilih untuk tidak memberikan suara.
Komentar