Lebih lanjut, Amien menekankan pentingnya penguatan organisasi dengan melakukan pendataan anggota secara sistematis hingga tingkat kelurahan, serta penerbitan Kartu Tanda Anggota (KTA). Menurutnya, hal ini bukan hanya untuk administrasi, tetapi juga menumbuhkan rasa bangga dan kepedulian anggota terhadap Permata MHT.
“Permata MHT ini terbuka, tidak hanya untuk orang Betawi. Siapa saja boleh bergabung asalkan peduli dengan Jakarta. Namun, khusus kepengurusan memang harus diisi oleh putra-putri Betawi,” tegasnya.
Selain itu, Amien juga menyoroti pentingnya pemanfaatan media sosial dalam memperluas eksistensi Permata MHT di masyarakat. Ia mendorong agar organisasi ini memiliki akun resmi di berbagai platform, seperti Instagram, Facebook, dan TikTok, yang rutin diperbarui dengan konten kegiatan.
“Kalau perlu kita adakan pelatihan cara mengelola media sosial khusus anggota Permata MHT, seperti pelatihan pantun yang pernah dilakukan. Dengan demikian, Permata MHT akan lebih cepat dikenal dan eksistensinya semakin kuat, baik melalui medsos maupun pemberitaan media online,” pungkas Amien Haji
(Hel)
Komentar