Dalam sambutannya, Anton Charliyan yang akrab disapa Abah Anton menegaskan bahwa ARS Career Fair merupakan sarana strategis untuk memperluas pemahaman masyarakat mengenai perkembangan teknologi informasi. “Ditambah dengan lomba robotik, kegiatan ini menjadi implementasi nyata perkembangan IT, baik di bidang artificial intelligence, elektro, maupun teknologi lainnya. Output-nya harus mampu memberi manfaat besar bagi kehidupan manusia, terutama robotik sektor agraris yang sangat dibutuhkan di Indonesia,” ujarnya.
Abah Anton juga mendorong pemerintah untuk memberikan dukungan nyata terhadap kreativitas asosiasi dan kampus di bidang IT. Ia menekankan bahwa negara maju harus ditopang oleh kekuatan teknologi informasi. “Ini sejalan dengan ajakan Wakil Presiden Gibran Rakabuming agar generasi muda sejak dini mempelajari AI, coding, blockchain, dan kripto sebagai fondasi menuju Indonesia Emas,” tambahnya.
Sementara itu, Rektor Universitas ARS, Prof. Purwadi, menyampaikan bahwa ARS Career Fair merupakan festival karya inovatif IT, elektronik, dan AI yang telah memasuki tahun ketiga pelaksanaannya. “Tahun ini kami menambah lomba robotik bekerja sama dengan Asosiasi Robotik Indonesia serta menghadirkan pameran UMKM,” ujarnya.
Ia berharap penyelenggaraan ARS Career Fair dapat terus berkembang menjadi lebih besar dan inovatif. “Kami berterima kasih kepada Bank BJB dan Bank Mandiri atas dukungan sponsorship sehingga acara ini dapat terlaksana dengan baik. Ke depannya diperlukan dukungan lebih luas dari pemerintah, BUMD, dan BUMN,” kata Prof. Purwadi.
Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan stand pameran dan sesi foto bersama. [red]
Komentar