Sementara itu, Kepala Divisi Kerja Sama Kemasyarakatan dan UMKM BPDP, Helmi Muhansah, menegaskan komitmen BPDP dalam mendukung peningkatan kapasitas petani sawit melalui berbagai program strategis dari hulu hingga hilir.
“BPDP terus mendorong penguatan sektor perkebunan melalui peremajaan sawit, pengembangan SDM, serta dukungan terhadap UMKM dan koperasi sebagai bagian dari ekosistem ekonomi berkelanjutan,” jelasnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa BPDP membuka peluang bagi generasi muda melalui program beasiswa dan pelatihan di sektor kelapa sawit guna meningkatkan kompetensi dan daya saing.
Dalam sesi diskusi, Deputi Bidang Usaha Menengah Kementerian UMKM, Bagus Rahman, menekankan pentingnya transformasi UMKM melalui inovasi, riset, dan kolaborasi lintas sektor.
“Partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan UMKM yang adaptif dan berdaya saing tinggi,” ujarnya.
Sementara itu, pelaku UMKM Rara Sarini mengajak masyarakat untuk memanfaatkan potensi lokal, termasuk komoditas sawit, sebagai sumber ekonomi yang berkelanjutan.
Melalui dialog ini, diharapkan tercipta sinergi yang lebih kuat antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam membangun ekosistem UMKM berbasis sawit yang inklusif, produktif, dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi nasional secara berkelanjutan.(red)*
Komentar