Jenis tanaman yang dipilih dalam kegiatan penghijauan ini merupakan berbagai varietas pohon buah produktif. Selain mendukung penghijauan, tanaman tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi dan sosial secara tidak langsung ketika mulai menghasilkan buah.
Hasilnya kelak diharapkan dapat dinikmati masyarakat yang berkunjung ke kawasan tersebut sekaligus menjadi daya tarik bagi keanekaragaman satwa lokal.
Sebanyak 387 pohon yang ditanam terdiri atas berbagai varietas, yakni durian, kelengkeng, rambutan, alpukat, mangga, matoa, manggis, nangka, sirsak, petai, jambu kristal, jambu air, dan duku.
Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI-Polri, PTPN IV PalmCo, serta elemen masyarakat, Hutan Kota Padang Tujuh diharapkan dapat dikelola dan dirawat secara berkelanjutan.
Dengan demikian, kawasan tersebut tidak hanya berfungsi sebagai penyangga ekologis, tetapi juga berkembang menjadi ruang publik yang memberikan manfaat rekreasi dan edukasi bagi masyarakat Pasaman Barat, termasuk generasi mendatang.(Redaksi.)*
Komentar